Breaking News:

Berita Palembang

Demi Capai Target, BPPD Kota Palembang Rela Keliling Ingatkan Wajib Pajak Bayar PBB

Peningkatan tersebut diungkapkan Sulaiman Amin didasari dari upaya yang sistematis dilakukan BPPD guna mengoptimalkan penerimaan PBB.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: pairat
sripoku.com/rahmalia
Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Kiagus Sulaiman Amin 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota Palembang guna mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang.

Kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin mengungkapkan, ia bersama jajarannya kerja cepat namun optimal agar capaian target pajak daerah.

Peningkatan tersebut diungkapkan Sulaiman Amin didasari dari upaya yang sistematis dilakukan BPPD guna mengoptimalkan penerimaan PBB.

Sulaiman Amin bahkan tak segan untuk berkeliling, menggugah wajib pajak yang potensial untuk tak lupa membayarkan kewajibannnya membayar PBB.

"Alhamdulillah kami dibantu pihak kecamatan, pihak kelurahan mendatangi wajib pajak PBB potensial. Kalau hanya berdiam mana mau bayar WP,"ujarnya.

Selain itu capai yang terus membaik ini, berkat kerjasama BPPD dengan pihak perbankan, dengan menyediakan mobil operasional keliling

"Ada tiga mobil keliling, satu mobil dari kantor Pos yang stay di depan BPPD, mobil dari Bank bjb, dan Bank Sumsel Babel yang keliling di 6 UPTD,"ujarnya

Hasilnya, berdasarkan data BPPD per 30 September lalu capaian target PBB untuk Kota Palembang sudah melampaui target yakni sudah diangka Rp 227.9 Miliar.

"Kami terus optimis jumlah ini akan bertambah kembali, karena di 1 Oktober saja sudah mencapai Rp 229, 1 Miliar," ungkap Sulaiman Amin

Dirinya juga berterimakasih kepada wajib pajak, yang telah sadar membayarkan kewajibannya.

"Saya atas nama pemerintah dan juga pribadi ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah taat membayar pajak," tambahnya

Upaya yang sistematis yang dilakukan BPPD dalam mengoptimalkan PBB, membuahkan hasil.

Terbukti dalam catatan empat tahun terakhir, pada realisasi PBB Desember 2017 sebesar Rp 166 Miliar, 2018 sebesar Rp 162, 2 Miliar, di tahun 2019 Rp 232, 8 Miliar

Catatan kembali meningkat di tahun 2020 sebesar Rp 229, 2 Miliar, dan per 30 September Rp 227.9 Miliar.

"Angka Rp 227,9 Miliar bila dipersentasikan sudah mencapai 101,85 persen,"ungkap Sulaiman Amin.(Yak)

Baca juga: Ngaku Tak Pernah Terima SK, tapi Anggota Pelelangan Masjid Sriwijaya Ini Tanda Tangan Dokumen Lelang

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved