Berita Palembang
PLN Ingatkan Pelajar SD di Kalidoni Palembang untuk Tidak Bermain Layangan di Sekitar SUTT/SUTET
Pelajar SDN 176 Palembang yang ada di Kecamatan Kalidoni mendapatkan sosialisasi manfaat dan bahaya listrik dari PLN, Senin (13/9/2021).
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Andyka Wijaya
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelajar SDN 176 Palembang yang ada di Kecamatan Kalidoni mendapatkan sosialisasi manfaat dan bahaya listrik dari PLN, Senin (13/9/2021).
Rombongan dari UIP3BS Unit Pelaksana Transmisi Palembang memberikan informasi kepada pelajar SD soal fungsi dan peranan listrik dalam kekhidupan.
Manager UIP3BS Unit Pelaksana Transmisi Palembang, Andi Setiawan, menyampaikan manfaat listrik sangatlah banyak untuk kehidupan, sebaliknya listrik juga memiliki bahaya yang harus waspadai.
"Bermain layangan, membakar sampah di area jaringan listrik, itu sangat berbahaya," kata Andi.
Lanjut Andi, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan imbauan mengenai kegiatan yang membahayakan di sekitar SUTT/SUTET seperti bermain layangan, meninggikan bangunan, melakukan aktivitas pembakaran, menggali di area tapak tower, serta penebangan liar dapat tersampaikan ke pelajar SD dan tentunya harus dihindari.
"Sehingga dapat menghindari kecelakaan masyarakat umum dan dapat menjaga kehandalan pasokan listrik," ungkapnya
Sambungnya, edukasi bahaya listrik di sekitar SUTT/SUTET akan terus dilakukan baik melalui sekolah-sekolah, door to door ke masyarakat maupun melalui media cetak serta internet.
"Kegiatan ini akan kita gelar secara rutin, tak hanya sampai ini. Dengan harapan anak-anak (pelajar-red), dan masyarakat, agar tahu akan bahaya listrik," katanya sambil mengatakan dalam kesempatan ini UIP3BS Unit Pelaksana Transmisi Palembang, memberikan bibit tanaman untuk penghijauan di sekolah SD N 176, Palembang.
Sedangkan, Kepalah SDN 176, Firmansyah mengatakan sangat berterima kasih ada kedatangan UIP3BS Unit Pelaksana Transmisi Palembang, untuk memberikan edukasi bahaya listrik dan penghijauan di sekolah sekitar jalur transmisi
"Diharapkan program ini berkelanjutan, agar bahaya listrik dapat di pahami anak anak usia dini," ungkapnya sambil mengatakan kegiatan ini dilakukan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sosialisasi-bahaya-listrik.jpg)