Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Sudah Hampir Sepekan Tak Ada Penambahan Kasus, Update Virus Corona di Pagaralam 12 September

"Meskipun kita zona kuning dan semua daerah di Sumsel berstatus sama. Namun kami harap masyarakat tidak abai dengan protokol kesehatan,"

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak beberapa warga Pagaralam yang mendatangi Polres Pagaralam untuk disuntik vaksin beberapa hari yang lalu. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Virus Corona di Pagaralam, dimana saat ini salah satu kota di Sumsel itu berstatuskan zona kuning Covid-19.

Artinya, status Pagaralam saat ini punya resiko rendah terhadap penularan Covid-19.

Kondisi ini tidak membuat Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam santai.

Justru, tugas semakin berat karena harus terus mengingatkan masyarakat untuk tidak abaikan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Sebab itu, satgas kini semakin gencar mensosialisasikan prokes serta terus mengajak masyarakat untuk dapat melakukan vaksinasi Covid-19 dengan tujuan lepas dari pandemi covid-19.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam, Drs Syamsul Bahri Burlian, mengatakan jika saat ini Pagaralam sudah zona kuning dan resiko rendah penularan.

Ia berharap, hal ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk tetap menerapkan prokes hingga pandemi Covid-19 berakhir.

"Meskipun kita zona kuning dan semua daerah di Sumsel berstatus sama. Namun kami harap masyarakat tidak abai dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Satgas meminta masyarakat tidak terlena dengan status zona kuning dengan mengabaikan prokes. Pasalnya sampai saat ini status pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Baca juga: Mulai 1 Oktober 2021, ASN Pagaralam Wajib Vaksin Covid-19: Jika Tidak Dianggap Bolos Kerja

"Kita masih berada dimassa pandemi sampai saat ini. Jadi prokes harus tetap diterapkan. Jangan terlalu sering keluar daerah dan tidak banyak berkerumun," pintanya.

Ditambahkan Syamsul pihaknya tetap meminta kerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk  tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

"Imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyadari bahwa Covid-19 masih ada disekitar kita, walaupun Covid-19 sudah melandai tapi tetap awas dan waspada," jelasnya.

Sejak tanggal 6 September 2021, tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Pagaralam.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved