Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Kisah Kreator Lambang & Motto Ogan Ilir, Pernah Dapat Hadiah dari Soeharto, Langsung Bangun Rumah

Nama Drs. As'ad Mukti mungkin tak begitu populer bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir saat ini. 

Editor: RM. Resha A.U
Kolase Sripoku.com
Drs. As'ad Mukti, kreator lambang dan motto Kabupaten Ogan Ilir, saat ditemui di kediamannya di Tanjung Batu, Sabtu (11/9/2021) malam. 

Di bawah desain lembaran buku, ada ada riak air yang menunjukkan sungai di Ogan Ilir yakni Sungai Ogan dan Kelekar. 

Seluruh desain di atas dihiasi oleh padi berjumlah 18 bulir dan kapas berjumlah 12 kuntum melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan serta tanggal dan bulan lahirnya Kabupaten Ogan Ilir pada 18 Desember 2003.

Dan di bagian bawah perisai tertulis motto "Caram Seguguk".

"Kata 'caram' berasal dari bahasa Penesak yang artinya kompak. 'Seguguk' atau 'beroyot' atau keluarga besar. Jadi motto ini mengungkapkan bahwa kita di Ogan Ilir ini berkeluarga, bersaudara hidup kompak," jelas As'ad. 

Mengenai pribadi As'ad sendiri, dia lahir di Tanjung Batu pada 15 April 1948 dan kini berusia 73 tahun. 

Bakat seni As'ad diakuinya dimiliki secara natural dan turun-temurun dari nenek moyang.

Sejak kecil, bakat As'ad ini sudah tampak dimana ia mahir dalam melukis, memahat, bernyanyi dan bakat seni lainnya. 

"Dulu ingat waktu SD, SMP, saya kalau menggambar, melukis itu paling bagus di kelas maupun di kelompok bermain saya," ujar As'ad. 

Bakat yang terus diasah inilah yang membawa As'ad dikenal khususnya di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) ketika itu. 

Baca juga: Kebakaran di Ogan Ilir, Gara-gara Anak-anak Bermain Kayu Bakar Sembilan Rumah di Pemulutan Terbakar

Tahun 1969, pembangunan nasional sedang pesat hingga menjamah wilayah Tanjung Batu, Seri Bandung dan sekitarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved