Breaking News:

Bisa Membersihkan Virus Corona, Terapi Monoklonal Bisa Dipakai Pasien Covid-19 Risiko Tinggi

Terapi antibodi monoklonal telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM untuk diimpor dan dihadirkan di Indonesia.

Editor: adi kurniawan
ho/sripoku.com
ILUSTRASI. Botol berlabel vaksin Covid-19 Sputnik V dan jarum suntik terlihat dalam foto ilustrasi ini yang diambil 12 Maret 2021. REUTERS/Dado Ruvic. 

SRIPOKU.COM -- Terapi antibodi monoklonal telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM untuk diimpor dan dihadirkan di Indonesia.

Antibodi monoklonal adalah protein yang diproduksi di laboratorium yang berfungsi seperti antibodi yang dibuat oleh sistem kekebalan sebagai respons terhadap infeksi.

Terapi ini juga bisa digunakan untuk pasien Covid-19 dan sedang diusulkan untuk digunakan di Indonesia.

Dilansir dari Kompas.com, di Indonesia, terapi ini telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM untuk diimpor dan dihadirkan di Indonesia.

Terapi antibodi monoklonal yang mendapat izin BPOM adalah dengan merek dagang Regkirona yang izin ekslusif pemasarannya di Indonesia dipegang oleh perusahaan farmasi Dexa Group.

Selain itu, terapi ini juga telah dimasukkan ke dalam Surat Usulan Revisi Protokol Tatalaksana Covid-19 tertanggal 14 Juli 2021 oleh sejumlah perhimpunan profesi dokter Indonesia.

Mengutip Healthline, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), menyebut pengobatan eksperimental ini menggunakan protein buatan laboratorium yang meniru kemampuan sistem kekebalan untuk melawan antigen berbahaya seperti virus SARS-CoV-2.

Ini sangat berguna untuk orang dengan sistem kekebalan yang lemah yang mungkin tidak menghasilkan respons yang kuat terhadap vaksin Covid-19.

Terlebih untuk orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah jika terinfeksi Covid-19.

Antibodi monoklonal ini dipercaya dapat mulai membersihkan Virus Corona dalam beberapa jam setelah dimasukkan secara intravena (IV) ke dalam tubuh.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved