Breaking News:

Berita Palembang

Rumah Rahayu Tengah Malam Didatangi Timnya AKBP Andi, Sering Transaksi Narkoba di Tepi Sungai Musi

Anggota Unit Gakkum Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) bersama Satres Narkoba Polrestabes Palembang menangkap seorang pengedar narkoba.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/andyka wijaya
Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi didampingi Kasat Polairud Polrestabes Palembang, Kompol Dedy Ardiansyah, saat menggelar hasil tangkapan pengedar sabu yakni Rahayu bertransaksi di perairan Sungai Musi, Jumat (10/9/2021).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Anggota Unit Gakkum Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) bersama Satres Narkoba Polrestabes Palembang menangkap seorang pengedar narkoba di Palembang jenis sabu dan ekstasi, Jumat (10/9/2021). 

Pelakunya yakni Rahayu (31), warga Jalan Selamet Riyadi, Kecamatan IT III, saat sedang berada di kediamannya sekitar pukul 01.30. 

Dari tangan pelaku saat ditangkap, turut diamankan satu paket sabu dengan bruto 10 gram, delapan paket kecil sabu seberat 7,3 gram, tujuh butir pil ekstasi, timbangan digital, satu bundel plastik bening keci, satu buah ponsel merek Oppo, dan satu pipet plastik. 

Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, AKBP Andi Supriadi, didampingi Kasat Polairud Polrestabes Palembang, Kompol Dedy Ardiansyah, mengatakan bahwa tertangkapnya pelaku berawal dari anggotanya mendapatkan informasi mengenai sering terjadinya transaksi narkoba di tepi Sungai Musi.

Lokasi tepatnya, yakni di pinggiran perairan Pasar Kuto di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Beringin, Kecamatan IT III

"Anggota kita bersama Unit Gakkum Sat Polairud Polrestabes Palembang melakukan penggerebekan pada Jumat (10/92021 dengan menangkap pelaku di kediamannya," kata Andi.

Lanjut Andi, saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba hendak membuang batang bukti berupa sabu dan ekstasi tapi anggota bergerak cepat dan menemukan barang bukti di dalam dinding kamar pelaku.

Dua Penyalahguna Narkoba di Palembang Divonis Hukuman Penjara Berbeda, Ini Pertimbangan Hakim

"Atas ulahnya pelaku kita ancam dengan Pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2)," katanya. 

Sedangkan, pelaku Rahayu mengaku, kalau barang itu didapatkan dari Igam dan suaminya di daerah Boombaru Palembang.

"Itu barang titipan mereka dengan saya untuk di jualkan dimana para pelanggan mereka ini mengambil barangnya sama saya," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved