Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Umrah Indonesia Masih di-Suspend Saudi, Dirjen PHU: Kami Tidak Kurang Upaya Lobi Arab Saudi

Kami tidak kurang upaya, termasuk kawan-kawan asosiasi, Kementerian luar negeri di Saudi, pihak Konjen juga sudah lakukan semua upaya lobi.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Khoirizi 

PENANGGUHAN umrah masih diberlakukan pemerintah Arab Saudi terhadap beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia. Kapan akhir masa penangguhan tersebut pun belum diketahui. Dalam live talk 'Apa Kabar Umrah Kita?', yang dipandu wartawan Sripo Muhammad Husin, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Khoirizi, menyatakan pemerintah RI terus melakukan lobi-lobi pembukaan umrah bagi warga negara Indonesia. Berikut petikan wawancaranya.

******

Bagaimana soal umrah saat ini? Apakah ada informasi terbaru terkait umrah?
Sekarang ini bukan hanya Indonesia saja yang berharap umrah dibuka. Setiap negara punya standar yang sama untuk akses masuk ke negaranya termasuk Arab Saudi menerapkan itu agar aktivitas ibadah umrah tidak menimbulkan penularan virus.
Ayo kita bahu membahu supaya kasus Covid-19 di Indonesia turun sehingga kita boleh melakukan umrah.

Apa saja upaya yang dilakukan Kementerian Agama agar jemaah Indonesia diperbolehkan kembali untuk umrah?
Kami tidak kurang upaya, termasuk kawan-kawan asosiasi, Kementerian luar negeri di Saudi, pihak Konjen juga sudah lakukan semua upaya lobi.
Percayalah pemerintah ingin berikan yang terbaik. Selama keselamatan jemaah belum baik belum bisa berangkat (umrah).

Kendala utama jemaah asal Indonesia belum diperbolehkan umrah apakah terkait pandemi?
Tidak ada sedikit pun panduan teknis dari pemerintah Arab Saudi terkait pembukaan umrah untuk Indonesia. Adapun surat edaran mengenai aturan umrah di masa pandemi yang dikeluarkan sebatas untuk pemangku kepentingan (stakeholder)penyelenggara haji dan umrah untuk pemerintah setempat. Aturan itu pun tidak bisa diikuti oleh Indonesia.
Kami akan lakukan studi. Sebelumnya ada sembilan negara yang sebelumnya di-suspend lalu sekarang dibuka untuk umrah dan haji.
Kami juga akan melakukan kajian untuk vaksin Sinovac. Apakah berfungsi pakai booster tapi kami tidak berharap itu.
Kami, Kementerian Agama, lakukan komunikasi ke pemerintah Saudi kapan Indonesia bisa berangkat tanpa persyaratan yang bermacam-macam.

Apa pesan untuk jemaah Indonesia terkait belum bisa berumrah maupun haji tapi banyak juga hoaks di media sosial yang menyebutkan haji sudah bisa?
Jangan terpengaruh pada informasi di media sosial yang bisa merugikan jemaah.
Pastilah kebijakan pemerintah soal umrah dan haji ini untuk kebaikan jemaah. Kita beruntung Kementerian yang kebijakannya sama hingga ke daerah.
Kita tidak ingin ruang publik dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kalau memang menurut Arab Saudi kita boleh berangkat pasti bisa berangkat.

Indonesia ini negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dengan jemaah terbesar pula. Apakah ini tidak bisa digunakan untuk bargaining position agar umrah segera dibuka?
Jika sudah terbuka tentu Indonesia dulu. Kita harus memikirkan booster, apakah jemaah harus karantina sebelum dan setelah? Apakah kita mau ditransit ke negara ketiga?
Inilah yang saat ini akan kami coba komunikasikan ke pemerintah Arab Saudi.

Sebelum tahun baru apakah umrah akan dibuka?
Insyaallah akan dibuka. Mudah-mudahan. Kita akan ke Arab Saudi, akan kita sampaikan ke pemerintah di sana. (mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved