Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Kapan Palembang Gelar Belajar Tatap Muka, Ini Kata Walikota Palembang Harnojoyo

Sekarang dari sisi assesment Kota Palembang sudah turun level 3, sebenarnya sudah bisa dilakukan tapi kita harus menunggu sampai penerapan PPKM

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Walikota Palembang, H Harnojoyo (kanan) didampingi Sekda Palembang Ratu Dewa (kiri) menjawab pertanyaan wartawan seusai Rapat Paripurna di DPRD Kota Palembang, Rabu (21/7/2021) 

Laporan wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG - Pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka di Kota Palembang telah disetujui oleh Pemerintah Kota Palembang.

Namun, Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka baru akan dilakukan setelah mendapatkan keputusan terkait hasil penerapan PPKM Level 4 yang berakhir pada 6 September mendatang.

"Sekarang dari sisi assesment Kota Palembang sudah turun level 3, sebenarnya sudah bisa dilakukan tapi kita harus menunggu sampai penerapan PPKM Level 4 berakhir, " Katanya, Senin (30/8/2021)

Kemungkinan kata Harno penerapan pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan setelah tanggal 6.

"Setelah tanggal 6 September langsung kita mulai. Tapi terbatas dengan kapasitas 25 persen. Nanti akan kita cek kesiapan sekolah untuk tatap muka ini dimana saja, " Ujarnya.

Di sisi lain, Harnojoyo juga menilai proses tatap muka memang lebih efektif pembelajaran dengan sistem tatap muka.

Karena, anak-anak masih memerlukan pendidikan langsung dari guru.

"Kalau di rumah lebih banyak bermain dibandingkan belajar, sehingga perlu untuk ketemu guru, " Katanya

Untuk tingkat pendidikan yang akan mulai belajar tatap muka baik SD dan SMP.

"Teknisnya nanti silakan tanya dengan Pak Zulinto, Kadisdik Palembang termasuk soal surat izin dari wali murid untuk tatap muka, " Ujarnya.

Persoalan capaian vaksinasi remaja yang masih rendah, Harnojoyo mengaku tetap akan mengejar agar tingkat vaksinasi remaja bisa ditingkatkan.

"Kita akan berupaya dari 1,2 juta target vaksinasi bisa tercapai," Tutupnya. (Yak)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved