Breaking News:

Berita Sumsel

Daftar Daerah di Sumsel Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Disdik: Tidak Semuanya Dilarang

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah memberikan izin kepada sekolah untuk menggelar Pelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, di wilayah Pem

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: RM. Resha A.U
Tribunsumsel.com/Ardi
Sekolah Tatap Muka Terbatas di wilayah Kabupaten Banyuasin hari pertama, siswa yang mengikuti proses belajar tatap muka tetap diwajibkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, Senin (23/8/2021). Foto hanya ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah memberikan izin kepada sekolah untuk menggelar Pelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 di Bumi Sriwijaya,  Jumat (27/8/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi mengatakan PTM terbatas hanya berlaku di wilayah PPKM 1-3 saja. Sedangkan daerah yang masih menerapkan level 4 seperti Palembang tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring. 

Dinas Pendidikan Sumsel tetap memperbolehkan daerah level 4 melakukan PTM, namun dengan catatan sekolah tersebut masuk dalam status zona hijau atau oranye 

"Untuk sekolah di daerah PPMK Lebel 4 tidak semuanya dilarang. Untuk sekolah yang kecamatannya zona hijau dan oranye silahkan saja PTM terbatas," ujarnya 

Ia mengatakan, pelaksanaan PTM akan dimulai dengan memberikan surat imbauan ke Bupati dan Wali Kota pada Senin 30 Agustus 2021 agar menindaklanjuti PTM terbatas. 

Namun, Riza menjelaskan pelaksanaan PTM terbatas harus ada persetujuan dari orang tua murid dengan menyampaikan secara tertulis jika menginginkan PTM dan selanjutnya Sekolah akan memfasilitasi bekerjasama dengan Gugus Tugas COVID-19. 

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sumsel Diizinkan, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Orang Tua Siswa

"Untuk teknis PTM kami menyerahkan sepenuhnya dengan sekolah, karena sekolah juga wajib berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 yang ada di sekolah," jelas Riza. 

Selain itu, pada PTM terbatas ini Disdik Sumsel akan terus melakukan evaluasi jika dalam pelaksanaan PTM tidak menimbulkan klaster akan dilanjutkan, namun jika ada indikasi klaster baru pihaknya akan memberhentikan PTM

Oleh sebab itu, Riza menegaskan orang tua murid harus jujur jika dalam satu rumah ada klaster Covid-19 maka jangan membiarkan anaknya mengikuti PTM. Selain itu sekolah juga harus teliti ketika murid tidak hadir wajib menghubungi orang tuanya. 

"Saya harapkan sekolah harus teliti betul terhadap siswanya sehingga tidak akan menimbulkan klaster," harap Riza. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved