Breaking News:

Palembang Kini Zona Orange, Pengusaha Minta Kelonggaran Pemerintah: Banyak Dampaknya

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palembang, berdampak pada penutupan sejumlah tenant yang tidak termasuk dalam sekto

Penulis: Rahmaliyah | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi Kota Palembang zona orange covid-19 

Laporan Wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palembang, berdampak pada penutupan sejumlah tenant yang tidak termasuk dalam sektor essential. 

Ancaman gulung tikar pun menghantui para pemilik tenant yang ada di dalam mal-mal di Kota Palembang.

Tak ayal, mereka akhirnya meminta pemerintah dapat memberikan kelonggaran. 

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Palembang Gordon Butar Butar mengatakan, Apindo memahami aturan tersebut.

Namun, kondisi ini semakin memprihatinkan lantaran banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan karena tenant tutup, dan tenant pun terancam tutup. 

"Mall tutup banyak dampaknya, tenaga kerja kehilangan pekerjaan dan tenant terancam tutup, pengusaha mall juga terancam," katanya, Rabu (18/8/2021) 

Gordon mengatakan, dengan ditutupnya mall justru memberikan kesan yang negatif terhadap psikologis banyak orang.

Kondisi Covid-19 menjadi terlalu menakutkan.

Baca juga: Peringati Hari Kemerdekaan RI Ke-76, Kanwil BRI Palembang Beri Beasiswa, 100 Anak Tenaga Kesehatan 

"Walaupun PPKM berjalan tapi beri kelonggaran, misalnya bisa buka dengan prokes," Ujarnya singkat. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved