Breaking News:

Berita Palembang

Tidak Ada Uang untuk Berobat Anak Sakit Step, Pemuda di Palembang Gelapkan Motor Paman

Iwan Kurniawan, mengaku nekat mengelapkan motor milik pamannya, karena terdesak uang untuk berobat anaknya akibat sakit step.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Kapolsek Plaju, Iptu Novel didampingi Kanit Reskrim Iptu Wahab, saat mengelar perkara Iwan pelaku pengelapan motor pamannya sendiri, kemarin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Iwan Kurniawan, mengaku nekat mengelapkan motor milik pamannya, karena terdesak uang untuk berobat anaknya akibat sakit step.

Motor itu, Iwan jual di kawasan Tanjung Api-APi seharga Rp 2,6 juta.

Namun akibat perbuatannya itu, pria 24 tahun diamankan anggota Reskrim Buser Polsek Plaju di pimpin Katim Aipda Bambang Hardianto, Rabu (4/8/2021).

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, kejadian itu terjadi pada Senin (1/3/2021), sekira pukul 13.30 WIB.

Saat itu, pelaku mendatangi rumah korban Darmiana (48) tepatnya di Jalan Tegal Binangun Talang Petai Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Palembang untuk meminjam sepeda motor korban Yamaha Vega ZR nopol BG 5412 ZB.

Dimana, berawal saat pelaku meminjam motor dengan alasan menjual televisi di pasar, lalu korban membiarkan motornya dibawa.

Namun hingga korban melapor ke Polsek Plaju motor belum juga dikembalikan.

"Benar pelaku sudah ditangkap, setelah menerima laporan korban. Dari laporan korban, anggota Buser Polsek Plaju langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap pelaku," kata Kapolsek Plaju Iptu Novel Siswandi Kurniawan didampingi Kanit Reskrim Iptu A Wahab, saat menggelar perkara pelaku di Polsek Plaju, Kamis (5/8/2021) pagi.

Lanjutnya, setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya, dan sepeda motor tersebut di jualnya di kawasan TAA.

"Dijualnya seharga sekitar Rp 3 juta di tanjung api api, uangnya untuk berobat anaknya," kata Iptu Novel.

Berdasarkan keterangan pelaku, Novel mengatakan Iwan mengaku baru satu kali menggelapkan sepeda motor.

"Atas perbuatannya akan dikenakan pasal 372 KUHP," tutup Iptu Novel.

Sedangkan, pelaku saat ditemui langsung mengakui perbuatannya.

"Benar pak motor itu saya jual di kawasan Tanjung api api seharga Rp 2,6 juta dengan inisial WN, terpaksa butuh uang untuk berobat anak lagi sakit step," kata buruh ini mengaku menyesal atas perbuatannya. (Diw).

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved