Breaking News:

Tanpa Ampun 7 Debt Collector Mengeroyok Menebas Korban dengan Parang, Polisi Periksa Pihak Finance

Aksi brutal para Debt Collector ini juga terekam di CCTV, sehingga melihat rekaman itu, pihak kepolisian memburu menangkap 7 pelaku

Editor: Hendra Kusuma
Tribun Bali
7 debt collector ditangkap ada yang tebaskan pedang, Jumat (23/7/2021) lalu. 

"Masing-masing pelaku berinisial WS pelaku pembunuhan, BB, GBC, FK, JBL, GPW dan DBB alias Boncu," kata Jansen, dikutip dari TribunBali.com, Senin (26/7/2021).

Menurut Jansen, dalam aksi pembunuhan ini, setiap tersangka memiliki peran masing-masing, sebab mereka melakukan pengejaran dan pengeroyokan.

Namun, hasil pemeriksaan menetapkan pembunuhan ini adalah DBB alias Boncu dan WS.

"Dari ketujuh orang, enam orang itu menjadi pelaku pengeroyokan secara bersama-sama dan satu lagi sebagai pelaku pembunuhan yakni WS," terangnya.

Dalam aksinya, WS bisa dibilang cukup sadis, karena mengaku sebanyak tiga kali menebaskan parang kepada korban yang kemudian tewas di tempat, dengan luka sangat parah dan dalam.

"Pelaku WS mengaku melakukan aksi penebasan menggunakan pedang tiga kali."

Motif

Menurut Jansen, pembunuhan ini dipicu masalah pembayaran kredit motor korban yang macet. Selain itu sempat terjadi adu mulut antara GB dan temannya KW.

Kejadian bermula saat kakak korban, KW (35) didatangi debt collector karena sepeda motornya sudah menunggak satu tahun.

"Kasus ini bermula ketika ada empat orang dari PT BMMS datang ke tempat korban KW untuk menarik sepeda motor Yamaha Lexi berpelat DK 2733 ABO milik teman korban karena bermasalah dalam pembayaran kredit," beber Jansen.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved