Breaking News:

Jangan Usir Anak Kecil di Shaf Depan Sebab Sudah Bisa Jadi Imam, Ini Syarat dari Buya Yahya dan UAS

Bahkan, jika sudah memenuhi unsur 4 syarat di atas, si anak kecil tersebut bisa menjadi imam sholat baik untuk anak kecil maupun untuk orang dewasa.

Editor: Hendra Kusuma
HO/SRIPOKU.COM/IST
Ilustrasi anak kecil boleh berada di shaf pertama atau bahkan menjadi imam Sholat Berjamaah 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Meski banyak orang dewasa yang kemudian mengusir anak kecil di shaf pertama Sholat Berjamaah karena dianggap belum afdhol dan bisa memutus shaf, ternyata hal itu tidak dibenarkan.

Hal ini dikatakan oleh Buya Yahya dan juga Ustaz Abdul Somad alias UAS.

Sebab, memindahkan atau dalam artian mengusir anak kecil di shaf pertama atau shaf depan Sholat Berjamaah boleh-boleh saja asalkan tidak memenuhi 4 syarat yang ditetapkan.

Namun, jika sudah memenuhi 4 syarat yang dimaksudkan, maka si anak kecil tersebut boleh berada di di shaf depan atau shaf pertama.

Bahkan, jika sudah memenuhi unsur 4 syarat di atas, si anak kecil tersebut bisa menjadi imam sholat baik untuk anak kecil maupun untuk orang dewasa.

Maka itu, Jangan Usir Anak Kecil di Shaf Depan Sebab Sudah Bisa Jadi Imam, Berikur empat syarat yang dikemukana oleh Buya Yahya dan UAS, yang dirangkum oleh Sripoku.com berdasarkan beberapa pendapat para ulama yang disadur dari al hadist dan ijma para ulama berikut ini:

1. Sudah Tamyiz

Buya Yahya dalam ceramahnya di Al Bahja TV YouTube Channel menjelaskan, tentang status anak kecil di shaf pertama dibolehkan jika dia sudah tamyiz.

Seorang anak-anak atau anak kecil yang sudah tamyiz dan dia sudah bisa menjalankan dengan benar sholatnya.

"Kalau dia ternyata memenuhi shaf yang pertama dan sudah tamyiz, perlu dicatat sudah tamyiz, itu adalah haknya dia, tidak boleh kita pindah begitu saja," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved