Covid19 Semakin Mengganas
Covid-19 Semakin Mengganas, Sudah 458 Dokter Gugur dalam Tugas Penanganannya
Satu persatu tenaga medis yang bertugas dalam penanganan Pandemi Covid-19 berguguran
Banyaknya kasus pasien covid-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman) disoroti Pemkot Bekasi.
Pemkot Bekasi pun berencana akan membangun fasilitas pemulasaran jenazah pasien covid-19 di rumah singgah.
Keputusan tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bertujuan agar tidak membludaknya antrean pemulasaran jenazah di RSUD Bekasi.
"Iya memang di rumah terutama, makanya sekarang kita buka dirumah singgah itu dibuat pemulasaraan, jadi tidak ke rumah sakit lagi, kan rumah sakit itu sudah antre," ungkap Rahmat kepada Warta Kota pada Senin (5/7/2021).
Ia juga menjelaskan bahwa kasus Covid-19 yang meninggal pada saat isoman itu bisa saja probable atau suspek.
"Belum di rumah itu tinggi, tapi kan itu bisa probable (kemungkinan) bisa suspek. Karena mungkin dia Orang Tanpa Gejala (OTG), kalau sudah meninggal kan tidak mungkin di PCR," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Seorang pasien wanita berinisial TH (70) meninggal saat menjalani isolasi mandiri di kediamannya, Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (30/6/2021) lalu.
Kondisi TH kritis karena mengalami sesak napas pada subuh dan dinyatakan meninggal hanya beberapa jam saja setelah dilakukan perawatan petugas puskesmas di pagi harinya.
Selain itu, ada juga seorang pasien Covid-19 berinisial MR (60) meninggal saat menjalani isolasi mandiri di kediamannya, RW 13, Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML), Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi pada Jumat (25/6/2021) lalu.
Ketua RW 13 Perumahan Pondok Mitra Lestari Sugih Hidayah mengatakan, MR meninggal dunia setelah menjalani isoman selama kurang lebih sepekan.
"Satu minggu sebelum meninggal dunia,yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19," kata Sugih saat dikonfirmasi pada Jumat (2/7/2021). (m27)
Jumlah dokter meninggal selama Juni
Eko juga menjelaskan ia merasa sangat kehilangan atas meninggalnya Ketua IDI Kota Bekasi kelahiran Kajang, Bulukumba itu.
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengungkapkan data menyedihkan soal korban tenaga kesehatan, termasuk dokter, yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 saat bertugas.
Ketua Terpilih PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT mencatat sebanyak 401 dokter meninggal dunia akibat Covid-19 hingga 24 Juni 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ikatan-dokter.jpg)