TERANCAM Lebih Parah dari INDIA, WHO Peringatkan Indonesia Soal Lonjakan 21 Ribu Per Hari

Permintaan lockdown dari beberapa ahli dan organisasi profesi di bidang kesehatan terus mengemuka. Sebab, situasi di Indonesia sebenarnya cukup gentin

Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi varian Delta dari virus corona, penyebab tsunami Covid-19 di India. TERANCAM Lebih Parah dari INDIA, WHO Peringatkan Indonesia Soal Lonjakan 21 Ribu Per Hari 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Indonesia tengah menghadapi gelombang kedua lonjakan kasus Covid-19, setelah India. Bisa dikatakan, Indonesia bisa saja senasib India bahkan terancam lebih parah jika tak segera melakukan 5 langkah penting seperti yang dilakukan oleh Singapura.

Maklum, Epedemiolog UGM Bayu Satria Wiratama menilai lonjakan kasus di Indonesia terjadi karena prilaku masyarakat Indonesia yang ngeyel dan kerap melanggar SOP, terutama protokol kesehatan yang diabaikan.

Dengan letak geografis dan jumlah penduduknya, maka Indonesia Terancam Lebih Parah dari India.

Terlebih lagi serangan Virus Delta dari India telah masuk ke Indonesia. Selain Varian Delta, ada pula varian dari Inggris dan Afrika Selatan yang makin membuat Indonesia dalam kondisi darurat.

Permintaan lockdown dari beberapa ahli dan organisasi profesi di bidang kesehatan terus mengemuka. Sebab, situasi di Indonesia sebenarnya cukup genting.

Kasus 21 ribu perhari adalah lonjakan besar, sehingga Indonesia menjadi sorotan media asing.

Bayu menilai prilaku masyarakat Indonesia meamng menjadi faktor penting yang harus diperhatika oleh pemerintah.

Sebab itu 5 langkah seperti yang diambil Singapura dan kini dijalankan di India sehingga dinilai WHO berhasil menekan laju dan Lonjakan Covid-19.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Namun perlu diingatkan, Pemerintah Indonesia memang harus memikirkan prilaku masyarakat jika ingin menerapkan 5 langkah penting tersebut, terlabih lagi kendala vaksinasi juga menjadi faktor lain yang membuat Indonesia terancam alami gelombang kedua serangan Covid-19 yang terjadi dilengkap dengan varian virus lainnya hasil mutasi dari Covid-19, virus Corona yang diduga berasal dari Wuhan China tersebut.

Perhatikan Kasus India

Seperti diketahui, situasi Indonesia sama persis dengan kondisi di India yang mengalami lonjakan awal Maret hingga mencapai puncaknya pada awal Mei lalu, di mana terdapat lebih dari 400 ribu kasus positif Covid-19 dalam sehari.

Faktor yang sangat penting diperhatikan adalah penyebab lonjakan corona di India saat itu, di mana sikap itu perilaku abai warganya terhadap protokol kesehatan.

Karateristik penduduk Indonesia mirip-mirip dengan di India. Sebab, seperti warga India yang tak mengenakan masker ketika di tempat publik dan transportasi umum. Maka Indonesia juga serupa.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved