Breaking News:

Petugas Tongkrongi Tempat Usaha yang Tak Pakai e-Tax 

Sehingga Kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin didampingi Kasat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya memerintahkan personilnya untuk menongkrongi

Penulis: Rahmaliyah | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Petugas gabungan BPPD bersama Satpol PP mengawasi operasional tempat usaha guna meminimalisir kecurangan e-tax 

Laporan Wartawan Sripoku. Com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, akhirnya melakukan pengawasan di beberapa tempat usaha, karena diduga pemilik usaha yang berusaha mengelabui mesin perekaman pajak atau e-Tax.

Sehingga Kepala BPPD Kota Palembang Sulaiman Amin didampingi Kasat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya memerintahkan personilnya untuk menongkrongi tempat usaha yang dicurigai.

33 Personil Brimob Polda Sumsel Dapat Penghargaan Kapolda Sumsel

DRAFT : Amankan Pasokan Listrik, ULP Pangkalan Balai Rutin Lakukan ROW

Kepala BPPD Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, mulai saat ini sampai 10 hari kedepan, petugas BPPD akan mengsampling dengan didampingi oleh anggota satpol PP Kota Palembang, bertujuan agar mengetahui secara pasti potensi berapa besar di tempat usaha tersebut menggunakan mesin perekaman pajak.

Mulai hari ini, Senin (14/6/2021) petugas gabungan BPPD bersama Satpol PP mengawasi  operasional tempat usaha.

Musnahkan 1.384 Berkas Berusia 20 Tahun

Menikmati Akhir Pekan di 6 Tempat Wisata di Palembang

Petugas akan ditempatkan di tempat usaha selama 10 hari agar diketahui potensi pajak dilokasi itu.

Sejumlah lokasi yang menjadi pengawasan yakni, di Pempek Vico dan Pecel Lele Pakjo.

"Karena banyak laporan di tempat usaha ini kadang menggunakan 2 alat, satu alat kasir kita dan satu milik mereka sehingga tidak sinkronisasi sehingga ada peluang merugikan pajak dari warga yang harusnya disetorkan ke Pemerintah Kota (Pemkot)," Kata Sulaiman, Senin (14/6/2021). 

Sulaiman menegaskan, bagi tempat usaha yang sudah dipasang alat e-Tax yang masih ada tidak patuh mengoperasional alat yang kita pasang, Pemkot sudah berbaik hati bagi yang tidak punya mesin kasir maka bisa pasang alat tablet, sekarang dipinjami mesin kasir tetapi masih dioperasional dengan optimal.

Harusnya alat yang ada digunakan, jangan sampai menempatkan petugas seperti ini, dari buka sampai tutup. 

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved