Breaking News:

'Bunuh Karakter Saya' Habib Rizieq Tuding Kasus Swab Test RS UMMI Permainan Intelejen

semua merupakan bagian dari operasi intelijen hitam berskala besar yang bertujuan untuk membunuh karakter saya

Editor: Yandi Triansyah
Istimewa
Habib Rizieq jalani sidang pelanggaran Protoko Kesehatan di PN Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021): JPU Tersinggung Dibilang Rizieq Shihab Nanti Kena Azab, Kuasa Hukum: Keluar Sidang Aja Sama Tembok 

SRIPOKU.COM - Terdakwa kasus swab test RS UMMI, Muhammad Rizieq Shihab, mengatakan, tuntutan 6 tahun penjara yang dijatuhkan kepada dirinya sebagai pembunuhan karakter dirinya.

Menurut mantan petinggi FPI tersebut, kasus yang menimpa dirinya tersebut adalah karena campur tangan intelejen yang bertujuan untuk membunuh karakter dirinya.

Karena kata dia, putusan tersebut sangat kental dengan nuansa politik yang dikemas dengan hukum.

"Namun lebih kental warna politisnya, dan ini semua merupakan bagian dari operasi intelijen hitam berskala besar yang bertujuan untuk membunuh karakter saya," kata Rizieq dalam pledoinya di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Tudingan Sadis

Muhammad rizieq Shihab menuding tuntutan 6 tahun penjara itu terlalu sadis dan bahkan tak bermoral.

Tudingan itu ia sampaikan saat Habib Rizieq membacakan pledoi atau nota pembelaan.

Menurut dia, kasus yang dihadipinya tidak murni kasus hukum, melainkan ada nuansa kental politik.

"Saya semakin percaya dan semakin yakin bahwa ini adalah kasus politik yang dibungkus dan dikemas dengan kasus hukum, sehingga hukum hanya menjadi alat legalisasi dan justifikasi untuk memenuhi dendam politik oligarki terhadap saya dan keluarga serta kawan-kawan," ucap Rizieq dalam ruang sidang.

Oleh karena itu ia beranggapan, tuntutan 6 tahun penjara tidak masuk di akal dan sadis.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved