Breaking News:

Buya Menjawab

Talak Melalui SMS Sampai Tiga kali, Apa Hukumnya, Apakah Sah Talaq tersebut?

“Saya talaq kau (nama istri saya) langsung 3”. Apa hukumnya Buya, apakah sah talaq tersebut atau bagaimana? Mohon penjelasannya.

Net
Ilustrasi. 

Assalamu'alaikum Wr Wb
BUYA, saya mau tanya. Saya ada masalah dengan istri. Dia menantang saya mengucapkan kata-kata kepada saya untuk diceraikan dan ditalaqkan di hadapan saya, dan saya balas dengan SMS melalui HP, bukan di depan istri saya (SMS ditujukan ke HP istri saya) dengan isi SMS ucapan; “Saya talaq kau (nama istri saya) langsung 3”. Apa hukumnya Buya, apakah sah talaq tersebut atau bagaimana? Mohon penjelasannya.

Terimakasih. 0813 670 33 XXX

Baca juga: Rizki D Academy Tertekan Gara-gara Orang Ini, Nekat Talak Cerai Nadya di Awal Pernikahan: Demi Allah

Baca juga: 6 Fakta Rizki DA Diam-diam Talak Nadya Mustika, Ditutupi 9 Bulan, Pihak Keluarga Minta Cepat Cerai

Jawab:
Wa’alaikum salam.Wr.Wb.
Ananda, UCAPAN ; KAU AKU TALAQ/SAYA TALAQ KAU itu kata –kata shoreh, artinya jika suami sudah mengucapkan kata-kata itu walaupun dalam kondisi marah tetap jatuh talaq. Dalam mazhab Syafi’I, talaq 3 yang diucapkan satu kali –sekaligus (walaupun melalui SMS) jatuh Talaq 3 (Talaq Ba’in).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Setelah talaq 3 tidak dibolehkan rujuk atau menikah ulang, sebelum mantan istri menikah dengan laki-laki lain (tanpa rekayasa). Apabila mantan istri menikah dan setelah berhubungan suami istri dengan suami barunya, lalu bercerai sampai batas iddah (masa tunggu 3 bulan sepuluh hari) tidak rujuk dengan suami barunya, barulah dibolehkan menikah lagi dengan mantan suami pertama.

Apa yang Buya terangkan di atas berdasarkan Hadits dari Ibunda Siti Aisyah ra. yang menyatakan; “Istri Rifa’ah telah datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata: ”Benar aku berada di sisi Rifa’ah menjadi istri. Lalu dia mentalaqku dengan mengekalkan talaq itu (maksudnya talaq tiga sekaligus).

Kemudian aku kawin dengan Abdur-Rahman bin Az-Zubair, dan sesungguhnya apa yang dimilikinya tak ubahlah seperti rumbai-rumbai kain (maksudnya kemaluannya selalu mengecut). Maka dari itu Abdur-Rahman berkata: “Dia berdusta, hai Rasulullah, demiAllah aku telah mengocok-ngocoknya seperti mengocok kulit (kulit yang disamak).”

Rasulullah saw. tersenyum dan bersabda,: ”Barangkali engkau ingin kembali kepada Rifa’ah? (bekas suami pertama). Tidak boleh, sampai engkau mencicipi madunya, dan dia mencicipi madumu (artinya sudah bersetubuh). (Imam Taqiyuddin Abubakar bin Muhammad Alhusaini, Kifayatul Akhyar fii halli ghayatil ikhtishar, Terjemahan Bina Iman Surabaya cet. Ketujuh, 2007 vol.IIhlm.222)

Bagi istri yang menginginkan surat talaq (surat keterangan bercerai) dapat memperosesnya ke Pengadilan Agama Kelas 1 A Palembang. (Suami mengikrarkan talaqnya di hadapan hakim) supaya dapat menikah secara resmi dengan calon suami baru. Demikian jawaban Buya. (*)

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved