Breaking News:

Sengaja Minta Direkam untuk Dijadikan Alat Bukti, Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung

Pelaku disebut telah melakukan aksi rudapaksa sebanyak 4 kali selama Mei 2021. "Ini hampir dilakukan setiap hari, pengakuan pelaku karena mabuk."

Kompas.com
Ilustrasi rudapaksa 

SRIPOKU.COM, TUBAN - Figur seorang ayah yang menyayangi dan mengayomi sudah benar-benar hilang dari pria berinisial P ini.

Betapa tidak,  P yang menyandang sta tus ayah kandung  dan domisili di  Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini tega memperkosa anaknya sendiri.

Bahkan, aksi itu dilakukan berulang hingga empat kali.

Korban sengaja meminta saudara untuk merekam kelakuan ayahnya untuk dijadikan barang bukti dan melapor ke polisi.

Nasib malang ini dialami oleh S (16), ia dirudapaksa oleh ayah kandungnya, P (45).

Informasi yang didapat, S memang tinggal bersama sang ayah seusai orangtuanya bercerai beberapa tahun lalu.

Dilansir TribunJatim.com, Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, kasus pencabulan ini terungkap pada Rabu (2/6/2021).

Ibu korban melaporkan perbuatan pelaku ke Satreskrim Polres Tuban dengan membawa bukti rekaman aksi bejat mantan suaminya.

Rekaman itu didapat setelah korban dengan sengaja meminta saudaranya untuk merekam karena sudah tidak tahan dengan kelakuan ayahnya.

"Direkam oleh saudaranya, lalu melaporkan kejadian ini ke polisi."

Halaman
12
Editor: aminuddin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved