Breaking News:

Herman Deru: Pemprov Sumsel akan Ambil Alih Pembangunan Aldiron Plaza Cinde Palembang yang Mangkrak

Gubernur Sumsel menilai pihak ketiga sanggup lagi untuk melanjutkan pembangunan Aldiron Plaza Cinde Palembang yang menghabiskan biaya Rp330 miliar.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Para pekerja tengah berjibaku membangun struktur atas semi basement Aldiron Plaza Cinde (APC) Palembang, Selasa (7/1/2020) lalu. 

Menyikapi mangkraknya pembangunan Pasar Cinde, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan berencana akan mengambil alih pembangunan mega proyek Aldiron Plaza Cinde (APC) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang tersebut.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pengambilalihan proyek tersebut karena pihak ketiga, dalam hal ini PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde, dinilai tidak memiliki kesanggupan lagi untuk melanjutkan pembangunan proyek yang menghabiskan biaya Rp330 miliar.

"Kurang ada itikad baik dari pihak ketiganya. Diputus saja biar pemprov saja yang membangun kalau tidak ada kesanggupan," ujarnya, Selasa (1/6/2021).

Bahkan, Herman Deru mengaku telah meminta pihak Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sumsel untuk menganalisa aspek hukum melalui Perdata Tata Usaha Negara atau Datun ketika proyek pembangunan APC diambilalih oleh Pemprov.

"Saya akan bicarakan melalui Datun dampak apa yang akan terjadi jika diputuskan kerjasama pembangunan terhadap pihak ketiga, " tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Magna Beatum, Attar Tarigan ketika dikonfirmasi hingga saat ini pihak pengembang belum memberikan tanggapan mengenai recana Pemprov Sumsel yang akan mengambil alih pembangunan proyek tersebut.

Sebelumnya, pada tanggal (12/12/2020) lalu sripo sempat mengkonfirmasi terkait mangkraknya pekerja pembangunan APC ke Raimar Yousnaidi, Kepala Cabang PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde.

Ia mengaku pembangunan fisik APC distop sementara sejak berlangsungnya Pandemi Covid-19.
Hantaman wabah virus corona sangat berdampak pada kondisi keuangan perusahaan Aldiron.

Kendati demikian, Raimar memastikan pembangunan APC dipastikan bakal dilanjutkan hingga tuntas.

Kalau tidak dilanjutkan maka Aldiron selaku kontraktor bakal merugi besar, mengingat biaya pembangunan tiang pancang saja sudah menelan anggaran Rp 38 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved