Breaking News:

Digerebek Satreskrim Polres Banyuasin, RP Ngaku Wartawan dan Mau Dibunuh, Ternyata Ini Faktanya

Beredarnya berita percobaan pembunuhan pada seorang oknum wartawan yang mengaku juga sebagai Pimpinan Tribunus Banyuasin

SRIPOKU.COM/HUMAS POLDA SUMSEL
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM didampingi Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah ketika menyampaikan keterangan pers 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Beredarnya berita percobaan pembunuhan pada seorang oknum wartawan yang mengaku juga sebagai Pimpinan Tribunus Banyuasin yang dilakukan oleh petugas kepolisian yang saat menjalankan tugas penggerebekan pondok narkoba di wilayah Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin, dibantah keras oleh Kabid Humas Polda Sumsel ketika dikonfirmasi awak media, Senin (31/5/2021). 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM didampingi Kasubbid Penmas AKBP Iralinsah menjelaskan, bahwa tindakan Polres Banyuasin sudah sesuai Protap didalam memberantas Peredaran Narkoba dan ada barang bukti (BB), sedangkan tersangka RP yang mengaku dirinya seorang jurnalis dengan mengatasnamakan media Tribunus Banyuasin setelah kroscek kemedia Tribun Sumsel nama Jurnalis/Wartawan RP tak terdafat disana.  

Gubernur HD Inginkan Seluruh Aparatur Desa di Sumsel Taat Azas dan Solutif

Ia menambahkan Jurnalis atau Wartawan  atas nama RP dan Media setelah kita koordinasi  dengan Dewan Pers Sumsel, PWI dan AJI ternyata hasilnya sama tidak ada dan tidak terdaftar nama wartawan dan media tersebut.

Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati - hati dalam bermedia sosial jangan sampai timbul kesimpang siuran dalam pemberitaan.

"Terlebih dahulu, cek dulu kebenaran beritanya sebelum dishare dan ini bisa disanksi pidana menurut Undang - undang  ITE, bahkan bisa saja lebih dari itu dengan hukuman pasal berlapis karena pemalsuan identitas," tukas KBP Supriadi MM.

HD Minta Dokter Berikan Pelayanan yang Ikhlas dan Prima

Sementara itu, menurut Satuanan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Banyuasin, membantah dengan tegas beredarnya kabar tentang percobaan pembunuhan yang dilakukan Anggota kepolisian terhadap seorang wartawan berinisial RP dalam pengrebekan di Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi SIk melalui Kasat Narkoba Polres Banyuasin Iptu Jatrat Tunggal mengatakan, kronologis sebenarnya yang terjadi pada saat itu pihaknya mendapatkan informasi tentang
adanya beberapa orang yang melakukan transaksi jual beli dan mengkonsumsi Narkotika Jenis sabu di sebuah pondok di dalam Kebun Karet di Dusun I Desa Tebing Abang Kecamatan Rantau bayur Kabupaten Banyuasin, Kamis (27/5/2021) beberapa hari lalu.

Baca juga: HD Ajak Rumania dan Republik Moldova Bertukar Pengetahuan dan Teknologi Dengan Sumsel

“Karena ini berpotensi merusak generasi muda Desa Tebing Abang dan sekitarnya, mendapatkan informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan, dari penyelidikan yang kami lakukan ternyata Informasi tersebut memang benar adanya. Lalu pada, Sabtu (29/5/2021) Jam 19.00 kami lakukan penggerebekan terhadap
pondok tersebut,” jelasnya.

Dikatakan Jatrat, pada saat penggrebekan tersebut, pihaknya melihat didalam pondok tersebut terdapat 4 (empat) orang laki-laki sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu, akan tetapi pada saat penangkapan, 3 orang
berhasil melarikan diri dengan cara berlari ke dalam kebun karet dan 1  orang berhasil diamankan.

“Di lokasi kejadian tidak ada perempuan, hanya 4 orang laki, dimana 3 orang berhasil kabur dan 1 orang tertangkap. Saat diamankan dan ditanya petugas kepolisian, orang yang tertangkap tersebut mengaku seorang jurnalis berinisial RP dan saat diamankan yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Halaman
123
Editor: bodok
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved