Breaking News:

Virus Corona

Umat Katolik di Sumsel, Jambi dan Bengkulu Diimbau Melakukan Misa Secara Online dan Live Streaming

Umat Katolik agar tidak bepergian selama masa pandemi covid-19 meskipun perayaan kenaikan Isa Almasih dan misa hari minggu nanti.

SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso SCJ saat memimpin Ekaristi Natal Paroti Hati Kudus, Jumat (25/12/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Larangan mudik menjelang lebaran Idul Fitri 1442 H ternyata juga diikuti oleh warga non muslim di Palembang.

Keuskupan Agung Palembang juga mengimbau kepada umat Katolik agar tidak bepergian selama masa pandemi meskipun perayaan kenaikan Isa Almasih dan misa hari minggu nanti.

Hal ini berdasarkan surat edaran yang disebar kepada Para Pastor Paroki dan Pastor Rekan, Biarawan dan Biarawati, Kaum Awam.

Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso, SCJ melalui surat edaran tersebut juga mengatakan dalam pemutusan penularan Covid-19 ini, warga harus mengikuti dan mendukung peraturan pemerintah.

"Kita minta masing-masing daerah untuk mengikuti peraturan dan hendaknya memilih cara tepat dan bijaksana untuk keselamatan jiwa," ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Dalam imbauannya Keuskupan Agung Palembang membuat ketentuan sebagai berikut:

1. Misa Perayaan Kenaikan Tuhan tanggal 13 Mei 2021 dan Misa Hari Minggu tanggal 16 Mei 2021 di seluruh Keuskupan Agung Palembang (Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu), harus mempertimbangkan kondisi wabah Covid-19 yang ada di daerah masing-masing dan mengikuti ketetapan atau anjuran pemerintah setempat.

2. Khusus untuk Gereja Paroki yang berada di Kota Palembang, Misa Perayaan Kenaikan Tuhan tanggal 13 Mei 2021 dan Misa Hari Minggu tanggal 16 Mei 2021 dilaksanakan secara on line atau live streaming tanpa kehadiran umat.

3. Menghimbau kepada seluruh Umat Katolik untuk setia mengkuti Prokes dalam aktivitas sehari-hari. 

Khusus untuk beberapa hari ke depan mulai tanggal 6 Mei 2021 sampai beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri dianjurkan agar umat tidak bepergian ke luar kota atau daerah jika tidak penting sekali sebagaimana juga ianjurkan oleh Pemerintah.

4. Umat Katolik hendaknya mengikuti anjuran Pemerintah dan Satgas Covid 19 dalam rangka silaturahmi kepada saudara kita umat Muslim yang merayakan Idul Fitri dengan memilih cara yang tepat dan bijaksana.

Anjuran untuk tidak bepergian luar daerah tersebut disambut baik warga Palembang beragama Katholik.

Salah satunya Krisna, menurutnya SE tersebut juga untuk menghargai umat muslim yang tidak mudik meskipun dalam perayaan Idul Fitri 1442 H tahun ini.

"Umat Katolik diminta untuk mengikuti anjuran dari pemerintah ini, untuk menghargai umat muslim yang tidak mudik, agar mata rantai Covid-19 terputus," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved