Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Ada Perempuan 20 Tahun di Kawasan Pabrik Teh Gunung Dempo, Update Virus Corona di Pagaralam 2 Mei

Kasus Covid-19 di Pagaralam terus bertambah. Saat ini tercatat ada tiga warga Pagaralam yang dinyatakan positif Covid-19.

SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam, Drs Syamsul Bahri Burlian 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kasus Covid-19 di Pagaralam terus bertambah.

Saat ini tercatat ada tiga warga Pagaralam yang dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya, ada dua warga Kecamatan Dempo Utara positif Covid-19, yaitu warga Kelurahan Talang Darat dan Desa Pagardin.

Keduanya pasien ini sedang menjalani isolasi di RSUD Besemah.

MEREKA Saudara Kita,Sebelum Ditumpas, Pangdam Ajak KKB Papua Kembali ke Jalan yang Benar

Namun jumlah tersebut kembali bertambah, berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam.

Tercatat, ada warga Gunung Dempo yaitu di Afderling I kawasan pabrik teh yang dinyatakan positif Covid-19.

Pasien ini merupakan kasus 185 atas nama AN (20) perempuan. Saat ini yang bersangkutan juga sedang menjalani isolasi di RSUD Besemah.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pagaralam, Drs Samsul Bahri Burlian, mengatakan kembali ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Pagaralam.

"Kasus 185 warga Afderling I Pabrik Teh Gunung Dempo yaitu saudari AN (20). Saat ini kasus ini sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Besemah," ujarnya.

Wanita Muda Dilucuti Hartanya, Celana Dalam Dicopot dan Diperkosa, Ditinggal dengan Tangan Terikat

Dengan ini kasus terkonfirmasi positif terus bertambah, hampir setiap hari ada satu penambahan kasus positif.

"Hampir satu hari satu kasus positif, padahal sebelumnya kita sempat nihil kasus positif dan dalam satu bulan tidak ada kasus baru," katanya.

Dengan kembali bertambahnya kasus positif Covid-19 ini Satgas meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 5 M.

"Selain itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan mengurangi mobilitas selama ramadhan dan lebaran nanti. Hal ini untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19," imbaunya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved