Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Terbongkar Kasus Alat Rapid Test Bekas di Sumut, Penumpang Bandara SMB II Beralih ke Genose C19

Terjadi penurunan jumlah penumpang yang melakukan pemeriksaan melalui Rapid test antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang

SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Sejumlah penumpang mengantre untuk melakukan rapid test antigen di Bandara SMB II Palembang, Kamis (29/4/2021) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terjadi penurunan jumlah penumpang yang melakukan pemeriksaan melalui Rapid test antigen di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.

Layanan Rapid test antigen yang berada di Airport Health Center Skybridge lantai 2 Bandara SMB II nampak sepi dari biasanya.

Berbeda dengan layanan Genose C19 di lantai 3 Skybridge, sejumlah penumpang mengantre untuk melakukan tes dengan metode hembusan nafas tersebut.

Pada awal tahun 2021 lalu, saat Rapid Antigen menjadi syarat baru penerbangan, dalam satu hari bisa mencapai 800-900 penumpang yang menggunakan layanan Rapid test antigen.

Bahkan pada hari biasa selama masa pandemi, layanan Rapid test antigen dapat melayani hingga 300 orang penumpang salam sehari.

Menurut petugas Administrasi Rapid Antigen, Silvia, setelah diberlakukannya layanan Genose C19 di Bandara SMB II, jumlah penumpang mulai beralih menggunakan layanan tersebut.

"Biasanya ada sekitar 300 penumpang sehari, tapi sekarang mulai berkurang, walaupun masih ada yang lebih memilih pakai rapid test antigen," ujarnya.

Mengenai prosedur test Rapid Antigen, dia memastikan bahwa prosedur mulai dari registrasi, penggunaan alat swab hingga pemberitahuan hasil test sudah berdasarkan dan pengawasan pihak Dinkes Palembang.

Menurunnya jumlah tersebut juga dapat disebabkan akan adanya kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Pasalnya, kasus yang diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut berdasarkan adanya laporan masyarakat tentang penggunaan alat rapid test antigen bekas membuat khawatir sebagian penumpang.

"Saya lebih pilih pakai genose saja kalau mau berangkat, karena lebih mudah dan murah, juga saya takut kalau dipakaikan alat swab itu," ujar Rohma, salah satu penumpang Bandara SMB II.

Namun, masih ada penumpang yang lebih nyaman menggunakan layanan Rapid test antigen saat berpergian keluar kota.

Salah satunya Ety, Penumpang dengan tujuan Jakarta, menurutnya lebih percaya akan akurasi Rapid Antigen daripada menggunakan Genose C19.

"Saya sudah terbiasa kalau bepergian pakai Antigen sih. Lebih percaya saja karena kayaknya lebih akurat," ujarnya.

3 Orang Tewas, Mobil Innova Remuk Usai Hantam Truk, Kronologi Kecelakaan di Tol Palembang-Kayuagung

Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan di Tol Palembang-Kayuagung, Penumpang Innova Terjepit : Tolong Om

Penulis: maya citra rosa
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved