Breaking News:

Banyak Salah Paham, Masih Bolehkah Makan Saat Imsak Tiba? Berikut Sejarah Imsak & Cerita UAS

Apakah setelah Imsak memang tidak diperbolehkan lagi untuk menyantap makanan sahur?

Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/Tria Agustina
Imsak di bulan puasa seberapa penting? 

SRIPOKU.COM -- Banyak orang salah paham dengan waktu Imsak atau Imsakiyah, hingga menimbulkan pertanyaan masih bolehkah makan dan minum saat Imsak? Berikut pendapat para ulama, termasuk Ustaz Abdul Somad (UAS).

Umat Islam seyogyanya makan sahur saat hendak berpuasa pada pagi harinya, terutama di bulan suci Ramadan.

Kebanyakan orang makan sahur sejak pukul 03.00 WIB, hingga menjelang waktu Imsak.

Namun, ada juga yang pada saat Imsak masih makan, minum dan lain-lain hingga menjelang azan subuh.

Karena pada saat azan subuh, umat muslim yang berpuasa wajib menghentikan aktivitas yang dapat membatalkan puasanya hingga waktu berbuka tiba.

Baca juga: Niat Hati Ingin Jadi Istri yang Baik di Bulan Ramadan, Kelakuan Sherel Malah Tuai Sorotan:tak Terasa

Baca juga: Hidayah di Bulan Suci Ramadan, Satu Keluarga Hijrah Memeluk Agama Islam, Karena Panggilan Hati

Nah agar tak salah paham, mari kita lihat sejarah Imsakiyah terlebih dahulu.

Dikutip dari WartaKota Live, Imsak adalah penanda waktu berhentinya umat muslim menyantap makanan sahur pada waktu bulan Ramadan.

Waktunya yaitu kira-kira 10 menit sebelum masuknya waktu adzan subuh.

Banyak umat muslim yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan Imsak ini atau apakah Imsak sejak zaman Nabi memang ada?

Apakah setelah Imsak memang tidak diperbolehkan lagi untuk menyantap makanan sahur?

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved