Breaking News:

Hukuman Bagi Seorang Muslim yang Meninggalkan Sholat, Ada Dua Macam, Begini penjelasan Buya Yahya

Sholat itu ibarat tiang agama yang artinya jika tidak didirikan, maka bangunan lainnya akan roboh dan pondasinya tidak akan kuat.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ ANTON
Ilustrasi orang sholat. Ada dua macam hukuman bagi seorang muslim yang meninggalkan sholat. 

Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.” (Q.S. Al Qalam [68] : 43)

Berikut ini penjelasan lengkap Buya Yahya mengenai hukum meninggalkan sholat yang dibagikan melalui tayangan YouTube Al-Bahjah TV.

Baca juga: Apa Hukum Memanjangkan dan Memelihara Jenggot? Apakah Haram Memangkasnya? Begini Penjelasan Tepatnya

Ilustrasi Sholat
Ilustrasi Sholat (SRIPOKU.COM/ ANTON)

Berikut ini hukum meninggalkan sholat dijelaskan oleh Buya Yahya menurut pendapat mazhab dan jumhur ulama.

"Meninggalkan sholat dosanya sangat besar, hukuman meninggalkan sholat ulama menyebutkan, bagi yang meninggalkan sholat bahwa menurut mazhab kita meninggalkan sholat ada dua macam, meninggalkan sholat karena meyakini kalau sholat itu tidak wajib maka dia murtad, keluar dari iman, dan hukumannya ialah dipenggal lehernya, karena dia murtad," terang Buya Yahya.

"Dan dikubur di tempat orang kafir, tidak bisa dikubur didekat kaum muslim," jelasnya.

"Kemudian yang kedua adalah meninggalkan sholat karena malas-malasan, adapun meninggalkan sholat karena malas-malasan menurut mazhab Imam Ahmad bin Hanbali, siapapun yang meninggalkan sholat karena malasa-malasan sekalipun biar pun masih meyakini sholat itu wajib, maka hukumnya dianggap seperti orang yang murtad," jelasnya.

"Jadi orang yang meninggalkan sholat ya sudah keluar dari iman," lanjut Buya Yahya.

"Adapun menurut jumhur ulama selain dari mazhab Imam Hanbal, yang meninggalkan sholat dosa besar, maka dia disuruh melakukannya, kemudian disuruh taubat, kalau ternyata mereka masih tidak mau melakukan taubat dengan melakukan sholat, maka hukumannya adalah dipenggal lehernya," tuturnya.

"Akan tetapi masih dianggap sebagai seorang muslim dan diurusi jenazah seperti jenazah seorang muslim, kemudian dikubur dengan kaum muslimin," lanjutnya.

Sholat merupakan ibadah yang wajib dilakukan.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved