Mengapa Tangan Diangkat ke Atas Ketika Berdoa? Begini Cara Berdoa Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Dalam agama Islam, berdoa dilakukan dengan cara mengangkat kedua tangan di atas seraya mengucapkan permintaan dan permohonan kepada Allah Ta'ala.

Penulis: Tria Agustina | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ ANTON
Ilustrasi - Berdoa 

Jika telah jelas bahwa Allah Swt Maha Dekat dengan hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya, maka pada waktu yang sama Allah Swt berada di tempat yang Maha Tinggi dan Agung yang hanya layak bagi kemuliaan-Nya, terlihat jelas 
makna mengulurkan kedua tangan ketika berdoa, memohon dan mengharap kebaikan-Nya, seakan-akan 
Allah Swt Yang Maha Tinggi berada di hadapan orang yang berdoa yang berada di bawah yang menengadahkan kedua tangannya.

Tangan yang memberi berada di atas dan yang menerima berada di bawah.

Gambaran berhadapan ini yang diisyaratkan Rasulullah Saw dalam sabdanya:

“Apabila salah seorang kamu sedang bermunajat kepada Tuhannya, maka janganlah ia meludah kearah 
depan dan ke kanannya”. (HR. Muslim).

Rasulullah Saw juga bersabda:

“Mengapa salah seorang kamu berdiri menghadap Tuhannya, lalu ia meludah kearah depannya. Apakah 
salah seorang kamu suka jika ia dihadapi (seseorang), kemudian diludahi pada wajahnya?!”. (HR. 
Muslim). 

Menengadahkan tangan ketika berdoa adalah ungkapan biasa diantara sesama manusia ketika meminta dari bawah ke atas, memohon dan merendahkan diri.

Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa Rasulullah Saw mengangkat kedua tangannya ketika berdoa, ketika shalat Istisqa’ maupun lainnya.

Imam al-Bukhari menyebutkan beberapa hadits tentang itu di akhir kitab ad-Da’awat.

Imam al-Mundziri menyusun satu juz tentang masalah ini. Imam an-Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim, 
“Riwayat-riwayat tentang ini sangat banyak dan tidak terhitung. Saya telah mengumpulkan lebih kurang 
tiga puluh hadits dari Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim atau salah satunya. Saya sebutkan di akhir 
bab sifat shalat dalam Syarh al-Muhadzdzab”. (Nail al-Authar, juz. IV, hal. 9).

Diantara hadits-hadits ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Abu Musa al-Asy’ari, ia berkata, “Rasulullah Saw berdoa, kemudian beliau mengangkat kedua tangannya. Saya melihat putihnya kedua ketiak Rasulullah Saw”. Juga hadits yang diriwayatkan Abu Daud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Salman al-Farisi bahwa Rasulullah Saw bersabda:

“Sesungguhnya Tuhan kamu Maha Mulia dan Tinggi, Ia Maha Hidup dan Agung, Ia malu kepada hamba-
Nya apabila hamba itu mengangkat kedua tangannya kepada-Nya dan membiarkannya kembali dalam 
keadaan kosong”. (At-Targhib wa at-Tarhib, juz. II, hal. 195).

Baca juga: Lebih Baik Mana Mengqodho Puasa atau Bayar Fidyah Bagi Ibu Hamil? Perhatikan Dua Hal Penting Ini

Berdasarkan ini maka para ulama berpendapat tentang disyariatkannya mengangkat kedua tangan ketika berdoa, bahkan dianjurkan, mengikuti Rasulullah Saw.

Hanya saja sekelompok orang memakruhkan mengangkat tangan selain Istisqa’ berdasarkan hadits Anas,

“Sesungguhnya Rasulullah Saw tidak mengangkat kedua tangannya dalam doanya kecuali pada Istisqa’ ia mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putihnya kedua ketiaknya”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Para ulama yang membolehkan mengangkat tangan pada selain Istisqa’ menolak pendapat mereka dengan menyatakan bahwa Anas tidak melihat Rasulullah Saw mengangkat tangan tidak berarti bahwa shahabat yang lain
tidak melihat Rasulullah Saw mengangkat tangan ketika berdoa, sebagaimana yang dinyatakan dalam hadits-hadits shahih.

Hadits yang menyatakan ada lebih didahulukan daripada hadits yang menafikan.

Atau makna hadits riwayat Anas diatas adalah mengangkat tangan sangat tinggi hingga terlihat putih kedua ketiaknya, tidak menafikan bahwa Rasulullah Saw mengangkat kedua tangannya, akan tetapi tidak terlalu tinggi, misalnya Rasulullah Saw hanya sekedar mengangkat tangan sewajarnya ketika berdoa (tidak seperti saat Istisqa’).

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved