4 Manfaat dan 3 Efek Samping Konsumsi Kuaci

Selain dijadikan camilan, kuaci juga bisa dikonsumsi bersamaan dengan sereal atau smoothie. Menariknya lagi, kuaci bukan hanya sekadar camilan biasa

Editor: aminuddin
obatradangdannyeri.com
Biji bunga matahari. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Anda mungkin pernah makan kuaci di saat kecil dulu.

Bisa dibeli di warung dan warnanya hitam.

Rasanya asin dan seringkali kita memakannya langsung dengan kulitnya.

Lebih asyik dimakan saat menonton film di bioskop. 

Cemilan Favorit

Biji bunga matahari atau yang lebih dikenal dengan sebutan kuaci adalah camilan favorit banyak orang.

Selain dijadikan camilan, kuaci juga bisa dikonsumsi bersamaan dengan sereal atau smoothie.

Menariknya, kuaci bukan hanya sekadar camilan biasa.

Kuaci termasuk camilan sehat karena mengandung sejumlah nutrisi seperti lemak sehat, mineral, dan senyawa antioksidan.

Nilai gizi

Satu ons kuaci mengandung 165 kalori, 5,48 gram protein, 14,1 gram lemak, 6,82 gram karbohidrat, dan 3,15 gram serat.

Tak hanya itu, kuaci juga mengandung vitamin E, niacin, kalsium, magnesium, seng, selenium, dan zat besi.

Menurut tinjauan pada tahun 2017, kuaci mengandung protein kaya sulfur yang baik untuk proses biologis dalam tubuh.

Misalnya perkembangan otot. Kuaci juga mengandung asam amino seperti glutamin, arginin, dan sistein, asam linoleat, asam oleat, dan antioksidan (termasuk flavonoid dan asam fenolik).

Selain itu, konsentrasi niasin pada kuaci juga tinggi serta mengandung vitamin A, B, dan C. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved