Breaking News:

Wawancara Tokoh

Di Balik Penggerebekan Kampung Narkoba di Palembang (1): Kalau Polisi Masuk Lorong Pasti Ketahuan

Jadi saya sebagai putra daerah sudah tahu daerah-daerah rawang peredaran narkoba.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
TANGKAPAN LAYAR FACEBOOK SRIPOKU
Kepala Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Weny Ramdiastuti saat wawancara dengan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri dalam program Walk The Talk With Weny. 

TIM gabungan Satresnarkoba Polrestabes Palembang bersama Brimob Polda Sumsel menggerebek kampung narkoba di kawasan Tangga Buntung Palembang, Minggu (11/4) lalu. Aksi ini menjadi viral, terlebih saat penggerebekan diwarnai kejar kejaran hingga perlawanan berupa hujan petasan yang diterima petugas kepolisian. Seperti apa detik-detik penggerebekan kampung narkoba ini? Simak wawancara ekslusif Kepala Newsroom Sripo - Tribun Sumsel Weny Ramdiastuti bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol, Eko Indra Heri dalam Walk The Talk With Weny.

*****************

Bisa diceritakan bagaimana bisa terungkapnya kampung narkoba di Tangga Buntung?
Kawasan itu sebenarnya kampung biasa, namun di daerah tersebut peredaran narkoba di sana cukup marak. Jadi saya sebagai putra daerah sudah tahu daerah-daerah rawang peredaran narkoba. Masyarakat juga sudah jengah dengan peredaran narkoba di sana dan sering melapor ke kita.

Lalu, setelah mendapatkan laporan adanya peredaran narkoba di kawasan itu, apa yang pihak kepolisian lakukan?
Setelah mendapatkan laporan saya menyuruh Kapolrestabes Palembang untuk melidik peredaran narkoba di kawasan itu. Kurang lebih satu minggu kita lidik, ternyata memang benar di sana marak peredaran narkoba.

Usai melidik selama sepekan apa tindakan yang dilakukan?
Berdasarkan informasi dan bukti yang ada, aparat kepolisian langsung masuk ke kawasan itu pada hari Minggu (11/4/2021) dan melakukan penangkapan. Beberapa pengedar narkoba berhasil kita amankan beserta barang bukti.

Dari hasil penggerebekan berapakah jumlah narkoba yang berhasil kita amankan?
Barang buktinya cukup spektakuler ya. Ada satu kilo setengah sabu, mobil dan beberapa senjata tajam.

Ketika petugas melakukan penggerebekan, apakah ada perlawanan dari para pelaku?
Memang sedikit ada perlawanan, disitu mereka menghujani petugas dengan petasan. Petasan ini juga digunakan sebagai tanda kepada yang lain. Mereka juga sudah menyiapkan berbagai jenis senjata tajam hingga cuka para.

Pada saat penggerebekan apakah ada anggota kepolisian yang terluka?
Alhamdulilah penggerebekan kita berjalan lancar tanpa ada yang luka. Para pelaku kita gerebek dari darat dan sungai. Untuk di sungai kita siapkan anggota Pol Airud yang berjaga.

Kawasan Tangga Buntung kan wilayahnya terbuka dan dekat dengan Sungai Musi, apakah itu jadi kesulitan tersendiri saat kita gerebek?
Benar sekali, untuk masuk ke lorong ini hanya bisa menggunakan sepeda motor jadi apabila polisi masuk pasti ketahuan. Maka itu kita back up juga dari sungai. Hampir semua jaringan narkoba di kawasan tersebut berhasil kita cokok pada saat penggerebekan kemarin.

Dalam penggerebekan yang sempat menghebohkan warga Palembang itu, total ada berapa personel kita siapkan?
Total ada 145 petugas yang terdiri dari unsur Polrestabes, Polda Sumsel, Brimob, Pol Airud dan K9. Untuk kegiatan seperti ini minimal lima unsur. Bisa enam sampai tujuh dengan melibatkan Binmas dan sebagainya.

Kawasan itu sudah lama dikenal rawan peredaran narkoba, lalu bagaimana peranan RT dan pejabat setempat? Apakah mereka selama ini terintimidasi?
Saya tidak tahu persis, karena kebetulan penggerebekan langsung saja kita lakukan. Apabila kita memberi tahu dulu informasi ini akan bocor. Kita tahu sendiri kawasan tersebut sangat sulit untuk kita tidak ketahuan. Jadi kita beritahu ke RT/RW setempat bahaya akan bocor.

Lokasi penggerebekan itu dikenal dengan kekompakannya dalam melindungi para pengedar dari tangkapan polisi. Lalu seperti apa pola yang mereka lakukan?
Mereka memasang orang-orang tertentu di depan lorong hingga memasang CCTV, maka setiap orang masuk pasti ketahuan. Jadi saat itu kecepatan dan keakuratan dari tim membuat kasus ini bisa terungkap.

Dalam laporan BNN tahun 2019 ada oknum aparat yang terlibat di dalamnya, apakah benar demikian?
Kemungkinan itu selalu ada. Apalagi untuk daerah yang masif peredaran narkoba mungkin mereka ada kedekatan atau kerabat oknum anggota. Tetapi saat kita gerebek kemarin tidak ditemukan keterlebitan oknum anggota yang membekingi.

Apabila ada oknum anggota yang berani membekingi peredaran narkoba, apa hukuman yang akan kita berikan?
Kalau ada oknum anggota terlibat akan kita tindak tegas. Kita tidak pandang bulu. Apabila ada oknum anggota yang kedapatan terlibat akan ditindak sesuai aturan institusi masing-masing dan selanjutnya dikembalikan ke pidana umum. (oca)

Sumber: Soccer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved