Breaking News:

Berita Kriminal Palembang

Keluar Penjara Malah Nodong di Jembatan Ampera, Sampai Tusuk Korbannya: Meringis Dapat Timah Panas

Residivis ini berusaha melawan saat akan ditangkap, berkat kesigapan Unit Ranmor berjuluk "beguyur bae" akhirnya berhasil dilumpuhkan.

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Unit opsnal ranmor pimpinan Kanit Ranmor Polrestabes Palembang Iptu Irsan Ismal dan Kasubnit Ospnal, IPDA Jhony Palapa, saat meringkus pelaku penodongan di atas Ampera, tadi mala. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Operasi Sikat Musi Tahun 2021, jajaran Reskrim Polrestabes Palembang Unit Ranmor berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi beberapa waktu lalu di atas Jembatan Ampera.

Dimana, unit Ranmor yang dipimpin langsung Kasubnit Ipda Jhony Palapa berhasil menangkap satu dari tiga pelaku yang menodong korban RAS (22) warga Bukit Kecil Palembang, yang terjadi pada Rabu (14/4/2021), diatas jembatan Ampera.

Pelakunya yakni Yogi (26) warga Kecamatan SU I Palembang, ditangkap sedang berada di sekitaran Museum Monpera Palembang, Sabtu (17/4/2021), dinihari.

Baca juga: Dihadang 3 Orang dan Diancam Dibunuh, Kawanan Penodong Beraksi di Jembatan Ampera Palembang

Baca juga: 2 Penodong Melawan Petugas Reskrim, Sering Beraksi di Kawasan Monpera Palembang, Begini Nasibnya!

Residivis ini berusaha melawan saat akan ditangkap, berkat kesigapan Unit Ranmor berjuluk "beguyur bae" akhirnya berhasil dilumpuhkan.

"Saat beraksi saya bersama dua teman melakukan penodongan di atas jembatan Ampera, saya yang mengambil dompet korban dan menusuk bagian punggung korban dengan pisau satu kali pak, lalu pisaunya saya buang ke bawah jembatan Ampera," ungkap Yogi meringis akibat dihadiahi timah panas.

Lanjut residivis tiga kali keluar masuk penjara ini, dirinya terpaksa menusuk korban karena saat akan dimintai barang berharga korban melawan.

"Uang hasil curian di bagi tiga pak, uangnya habis buat makan dan beli rokok," kata Yogi yang baru menghirup udara segar 2 minggu ini keluar dari penjara. 

Sementara, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail didampingi Kasubnit Opsnal Ranmor Ipda Jhony Palapa membenarkan sudah menangkap pelaku yang meresahkan dan sadis ini.

Baca juga: 2 Pria Bertato Ini Kedapatan Bawa Pistol, Salah Satunya hendak Lakukan Aksi Penodongan di Jalinsum

Baca juga: Pelaku Penodongan Ini Diberikan Hadiah Timah Panas di Kaki Kanan, Melawan Buser Polsek Kertapati

"Pelaku kita tangkap atas laporan korban, saat beraksi pelaku ini sadis dan tidak segan melukai korban dengan senjata tajam. Dan pelaku sudah berulang kali keluar masuk penjara, terakhir sebelum beraksi menodong diatas Ampera baru sekitar 2 Minggu bebas dari penjara," ungkap Kompol Tri Wahyudi.

Ditambahkan Tri, dalam catatan pelaku ini menjalani hukuman kasus kepemilikan sajam menjalani hukuman 8 bulan, kasus 351 menjalani hukuman 1 tahun, kasus 362 mencopet menjalani hukuman 1 tahun.

"Pelaku diberikan tindakan tegas terukur lantaran berusaha melawan saat akan ditangkap, kini pelaku kembali masuk bui dan atas ulahnya akan dikenakan pasal 365 dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun," tegasnya.

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved