Breaking News:

Berita Palembang

Dihadang 3 Orang dan Diancam Dibunuh, Kawanan Penodong Beraksi di Jembatan Ampera Palembang

Kepada petugas saat melapor korban menururkan, kejadian bermula korban sedang berjalan di Jembatan Ampera Palembang lalu dihadang oleh tiga orang laki

Sripoku.com/Andi Wijaya
Anggota indent Polrestabes, Palembang dan Piket reskrim Saat mendatangi TKP begal di Jembatan Ampera Palembang, tadi malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Aksi begal pelaku begal semakin hari kian nekat dan berani saja, seorang karyawan swasta yang akan pulang ke rumah sehabis kerja dan melintas di Jalan Jembatan Ampera Palembang Rabu (14/4/2021), sekitar pukul 20.05.

Korban ditodong 3 pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Korban bernama Rian (22) warga Kecamatan Bukit Kecil Palembang harus rela kehilangan satu dompet berisi uang tunai Rp 150 ribu, surat menyurat seperti KTP, NPWP, SIM C, Id Card Kerja, ATM Bank Sinarmas, dan lainnya. 

Kepada petugas saat melapor korban menururkan, kejadian bermula korban sedang berjalan di Jembatan Ampera Palembang lalu dihadang oleh tiga orang laki laki.

Kemudian kedua pelaku langsung memegang kedua tangan korban sehingga tidak bisa bergerak sedangkan satu pelaku mengambil dompet milik korban.

Disaat korban dipegang tangannya pelaku juga mengancam korban akan membunuhnya jika tidak mau memberikan dompetnya sambil mengacungkan pisau ke arah tubuh korban.

"Saya tusuk kamu, keluarkan saja semua barang kamu kalau tidak kamu saya bunuh" kata salah satu pelaku. 

Sehingga korban ketakutan dan hanya diam saat satu pelaku mengambil dompetnya, ketika pelaku hendak merampas HP dari korban ternyata korban melawan dan mempertahankan dari pelaku, sehingga pelaku langsung memukul kepala korban dan langsung pergi meninggalkan korban. 

Korban melaporkan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, setelah menerima laporan petugas piket SPKT, Reskrim unit Harda dan Identifikasi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mengambil petunjuk bukti dan keterangan saksi serta olah TKP.

"Saya habis pulang kerja pak, di todong di atas Ampera oleh 3 orang laki laki. Dompet saya yang diambil, satu pelaku saya ingat ciri cirinya berbaju kaos warna putih dan celana pendek hitam, tangan kiri penuh tato, badan tegap dengan tinggi sekitar 165 cm," kata korban saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang.

Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang Kompol M Abdullah membenarkan adanya laporan korban pencurian dengan kekerasan Pasal 365 KUHP.

"Laporan sedang ditangani Satreskrim, cepat atau lambat pelaku akan ditangkap," tegasnya. 

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved