Breaking News:

Penampungan TKI Ilegal

KELUARGA Kostrad Disekap, Pasukan TNI Dobrak Ruko Penampungan TKI Ilegal: Sebulan Dikurung

-Pasukan TNI dari Yonif Raider 136 Tuah Sakti digerakan setelah menerima info keluarga anggota Kostrad disekap di ruko.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Pasukan Yonif 136 Raider TS gerebek penampungan TKI ilegal di pertokoan Ciptaland, Sekupang Batam 

SRIPOKU.COM, BATAM--Pasukan TNI dari Yonif Raider 136 Tuah Sakti digerakan setelah menerima info keluarga anggota Kostrad disekap di ruko. Anggota TNI bersenjata lengkap terpaksa mendobrak pintu ruko, setelah pemilik tidak memberikan kunci.

Sejumlah perempuan diduga calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) lemas dan dibopong keluar dari ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Sekupang, Batam, Selasa (6/4/2021).

Dugaan awal, 30 calon TKI perempuan dan 9 calon TKI pria disekap sebulan dengan makan ala kadarnya.

Mereka berhasil dikeluarkan dari dalam ruko setelah didobrak aparat gabungan TNI Polri.

Berdasarkan hasil reportase dan wawancara wartawan TRIBUNBATAM.id, berikut adalah fakta-fakta sementara dari penggerebekan ruko penampung TKI di Batam:

2 anggota keluarga TNI jadi korban

Teka teki hadirnya aparat TNI dari Satuan Yonif Raider 136 TS dalam aksi penggerebekan tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di kawasan pertokoan Ciptaland, ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Sekupang, Batam, Selasa (6/4/2021) akhirnya terjawab.

Dari 39 TKI yang berhasil diamankan dari dalam ruko itu, ternyata ada dua orang di antaranya merupakan keluarga dari salah satu anggota TNI yang bertugas di Kostrad Bandung.

Komandan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti melalui Komandan Kompi Khusus Batalyon 136/Tuah Sakti, Lettu Infantri Setio Adi Nugroho mengatakan, pihaknya turun dalam aksi penggerebekan itu, berawal dari dugaan penyekapan dua anggota keluarga TNI.

"Informasi adanya tindak kejahatan ini kita ketahui bermula dari anggota Raider Batalyon bernama Prada Iklal dan Prada Tejo.

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved