Pesawat Batik Air Ditabrak Mobil

Ketika Pesawat Batik Air Ditabrak Mobil Ground Handling, Kebodohan yang tak Perlu Terjadi

Sesuatu yang mustahil tidak bakal terjadi bisa terjadi mes­ki secara llmu dan tehnologi  tidak akan terjadi.

Tayang:
Editor: Salman Rasyidin
Istimewa
Di mana Agus Pambagio menyebut bahwa kecelakaan pesawat Batik Air dan mobil ground handling itu sebuah kece¬robohan yang tidak boleh terjadi. 

"Setelah mengalami one engine fail, engine nomor dua, kemudian melakukan pendaratan di runway, dibelokkan ke taman karena satu roda pendaratan mengalami kerusakan," kata Nandang.

Kerusakan pada ban membuat pendaratan tidak berjalan mulus sehingga pesawat tak sampai di ujung landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma yang panjangnya mencapai 3.000 meter.

Imbasnya badan pesawat kargo Trigana Air itu menghalangi landasan pacu yang menyebabkan selama beberapa waktu Halim Perdanakusuma sempat ditutup.

Detik-detik Pesawat Trigana Air Tergelincir di Landasan Bandara Halim

Sebelumnya diberitakan, pesawat kargo Trigana Air tergelincir dari landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/3/2021). Pesawat tergelincir saat  landing di landasan.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma Marsma Pnb TNI Nandang Sukarna mengatakan jika Pesawat Kargo Trigana Air mengalami insiden saat pendaratan di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Pesawat mengalami crash landing atau kegagalan landing setelah mengalami kendala teknis dan kemudian melakukan pendaratan aman, tapi kemudian di belokan ke kanan karena satu roda mengalami kerusakan," kata Nandang di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (20/3/2021).

Setelah mengalami kerusakan roda saat pendaratan, Pesawat kargo Trigana Air itu tidak mendarat secara baik dan keluar jalur landasan. Meski begitu 4 kru pesawat dipastikan selamat, meski saat pendaratan terjadi percikan api.

"Sempat terjadi pecikan api dan sedikit terbakar tapi tidak ke seluruh badan pesawat. Namun demikian kerusakannya cukup berat," katanya.

Nandang menyampaikan memang pesawat Trigana Air ini sempat terbang untuk menuju ke Makasar.

Hanya saja mengalami kendala tenis dan diharuskan kembali ke Bandara, dan saat kembali itu pesawat tergelincir.

"Pesawat semula akan berangkat dari Halim menuju Makassar akan tetap mengalami kendala teknis dan diharuskan return to base dan terjadilah insiden ini," ujarnya.

Nandang memastikan,  semua kru pesawat dalam kondisi sehat meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Tak hanya itu, kondisi body pesawat juga dalam kondisi baik meski ada percikan api saat pendaratan.

ilustrasi
Update 4 April 2021. (https://covid19.go.id/)

Saat ini pihaknya masih melakukan proses evakuasi pada Pesawat Kargo Trigana Air yang tergelicir itu. Untuk sementara melalui dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma tutup.

"Saat ini kota close dulu dan operasi penerbangan di alihkan khususnya untuk niaga terjadwal dan private di alihkan ke Bandara Soekarno Hatta," ucapnya. 

Warga dengar dentuman

Sementara sejumlah warga sempat mendengar bunyi ledakan ketika pesawat Trigana Air dari landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20//2021) pagi.

Salah satu warga Dewi (40) mengatakan bahwa dirinya sempat mendengar adanya dua kali dentuman ketika pesawat Trigana Air tergelincir ke luar landasan pacu di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Dengar ledakan. Dua kali dentuman yang saya dengar," kata Dewi di sekitar Halim Perdanakusuma, Sabtu (20/3/2021).

Dikatakan Dewi, dirinya tak melihat adanya api saat pesawat tersebut tergelincir, ia hanya melihat kepulan asap putih saat pesawat tersebut mendarat.

Tak berselang lama ia melihat mobil damkar menuju ke lokasi pesawat.

"Cuma asap aja kalau dari kelihatannya. Itu jam 11an," katanya. (Antaranews/JOS/Hari Darmawan)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Mobil Ground Handling Tabrak Pesawat Batik Air di Bandara Soetta, Pengamat Komentar Pedas Begini

Sumber:
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved