Pesawat Batik Air Ditabrak Mobil
Ketika Pesawat Batik Air Ditabrak Mobil Ground Handling, Kebodohan yang tak Perlu Terjadi
Sesuatu yang mustahil tidak bakal terjadi bisa terjadi meski secara llmu dan tehnologi tidak akan terjadi.
SRIPOKU.COM—Sesuatu yang mustahil tidak bakal terjadi bisa terjadi meski secara llmu dan tehnologi tidak akan terjadi. Salah satu contoh, secara akal tidak mungkin mobil bertabrakan dengan pesawat, karena satu di darat dan satu di udara.
Namun, seperti dilansir WARTAKOTALIVE.COM sebuah pesawat Batik Air Neo A 320 ditabrak oleh mobil ground handling di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (3/4/2021).
Peristiwa tabrakan pesawat Batik Air (Lion Air Group) itu pun mendapatkan perhatian dari Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio.
Di mana Agus Pambagio menyebut bahwa kecelakaan pesawat Batik Air dan mobil ground handling itu sebuah kecerobohan yang tidak boleh terjadi.
"Contoh buruk penerbangan sipil Indonesia yg kembali muncul akibat lemahnya Regulator penerbangan Indonesia (Ditjen Perhub Udara Kemenhub)," tulis Agus Pambagio dalam akun Facebook-nya, Sabtu (3/4/2021)
Agus Pambagio membagikan peristiwa tabarkan itu di akun Facebook-nya.
Tampak sebuah mobil ground handling berwarna silver bertuliskan Batik Air menabrak tepat di bawah hidung pesawat.
Beberapa petugas tampak tengah mendorong mundur mobil itu.
Tidak tampak kerusakan apa yang dialami mobil dan pesawat tersebut.
"Sepanjang 2020 hingga hari ini sudah muncul terlalu banyak insiden dan eksiden yg telah merengut banyak nyawa manusia dan kerusakan fatal pesawat," kata Agus.
Kelemahan Kemenhub, lanjutnya dalam menjalankan tupoksinya yaitu keselamatan transportasi dapat mengakibatkan penerbangan Indonesia akan kembali diban atau dilarang terbang oleh Uni Eropa dan US seperti tahun 2007 lalu.
"Setengah mati kita bebaskan sehingga baru berhasil setelah sekitar 10 tahun berusaha. Kemenhub harus jadi regulator jangan proyektor dan lain-lain sesuai Perintah Presiden. Kelemahan regulator dimanfaatkan oleh maskapai untk abai pada keselamatan demi fulus," kata Agus.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, belum merespon pesan yang dikirim oleh Wartakotalive.com.
Pesawat Trigana Air Tergilincir
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan melakukan pendalaman investigasi, terkait tergelincirnya pesawat kargo Trigana Air di Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (20/3/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/batik-air.jpg)