Breaking News:

Buya Menjawab

Bagaimana hukumnya seorang istri meminta cerai kepada suaminya?

Bagaimana hukumnya seorang istri meminta cerai kepada suaminya? Si istri minta cerai karena ada teman perselingkuhan suaminya.

ISTIMEWA
Ilustrasi. Si istri minta cerai karena ada teman perselingkuhan suaminya. 

Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Pak Ustadz! Ada yang mau saya tanya. Bagaimana hukumnya seorang istri meminta cerai kepada suaminya? Si istri minta cerai karena ada teman perselingkuhan suaminya.

Sementara suami ingin mempertahankan rumah tangganya. (Mereka baru menikah 40 hari). Terima kasih.
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb. 0812710xxxx

Baca juga: TRAGIS Nasib Suami Bu Kades, Gadaikan SK Utang Rp 150 Juta di Bank untuk Kampanye: Kini Diselingkuhi

Baca juga: Istri Minta Cerai, Suami di Trenggalek Hancurkan Rumah dengan Ekskavator

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

JAWABAN:
Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Talak atau cerai jatuh jika suami yang mengucapkan kata-kata cerai atau Talak, kalau kata-kata tersebut diucapkan oleh istri, tidak jatuh Talak.

Apabila “perselingkuhan“ tersebut sudah sampai pada perbuatan zina (berhubungan seksual sebagaimana suami istri), maka wajib hukumnya bercerai dengan melakukan sumpah li’an di Pengadilan Agama; Suami bersumpah di dalam sidang Pengadilan, dalam sumpahnya suami mengucapkan; “Demi Allah istriku berzina“ (empat kali) dan kelima menyatakan; “Demi Allah apa yang saya nyatakan benar, apabila saya berbohong, saya bersedia mendapat laknat dari Allah SWT.”

Setelah bersumpah tersebut istri tidak menyangkal, maka jatuhlah Talak Ba’in Kubro, artinya suami istri tersebut bercerai dan tidak dapat rujuk maupun menikah kembali selama-lamanya. (Surah An-Nur ayat 6).

Apabila “perselingkuhan” tersebut sebatas “pacaran”, belum sampai berzina (berhubungan seperti suami isteri) maka jika suaminya masih mencintainya, dibolehkan mempertahankan rumah tangganya, tetapi dinasehati supaya istrinya menghentikan kegiatan tersebut (“pacaran”).

Sebagaimana seorang lelaki mengadukan istrinya kepada Rasulullah SAW. di dalam Hadits yang artinya: ”Dari Ibnu Abbas berkata; ”Seorang lelaki datang kepada Nabi Muhammad SAW. lalu berkata: ”Saya mempunyai seorang istri dan dia merupakan orang yang paling saya cintai. Akan tetapi dia tak pernah menolak sentuhan tangan lelaki lain.” Rasulullah SAW. bersabda: ”Ceraikan dia!” Jawabnya: ”Saya merasa keberatan.” Sabda Rasulullah SAW.: ”Kalau begitu, bersenang-senanglah dengan dia.” (HR.Ibnu Abi Syaibah)

Demikian jawaban pertanyaan ananda.

Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:

Editor: Bejoroy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved