Selain Prokes, Selama Pandemi Kita Dianjurkan Membuka Jendela di Semua Ruangan

Jika tidak ada jendela maka bisa menggunakan pembersih udara atau air purefier,"  jelas Daeng dalam keterangan pers yang diterima Kamis (11/3/2021)

Editor: aminuddin
Ilustrasi jendela 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir.

Untuk itu kita selalu diminta menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Dengan cara itulah kita bisa terhindar dari virus corona.

Menurut Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, selain penguatan kedisplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

Upaya lain yang perlu dilakukan pemerintah adalah mensosialisasikan anjuran membuka ventilasi atau jendela di semua ruangan atau tempat umum baik tempat usaha, perkantoran, sekolah, tempat ibadah, dan lainya.

"Ventilasi yang terbuka dapat menghilangkan viral load dari orang-orang yang asimtomatik atau orang tanpa gejala.

Jika tidak ada jendela maka bisa menggunakan pembersih udara atau air purefier,"  jelas Daeng dalam keterangan pers yang diterima Kamis (11/3/2021).

Daeng menerangkan, dari data yang didapati penularan virus dapat melalui aerosol, sehingga paling sulit mengendalikan orang-orang yang asimtomatis atau tanpa gejala.

WHO mengingatkan dunia bahwa penyebaran SARSCOV-2 adalah transmisi airborne (melalui droplet udara) microdroplets (5pm).

Transmisi aerosol tidak mesti batuk atau bersin, bernafas normal dapat menularkan.

Ketika bernafas dan berbicara pun dapat mengeluarkan virus.

Penyebaran dalam bentuk droplets (batuk, bersin, nafas dan berbicara) berukuran >5 pm akan mengendap di lantai, sedangkan ukuran <0.8 - 10 pm tetap ada di udara hingga 1-3 jam (virus bisa hidup).

Ukuran aerosols virus terbanyak (0.5 hingga 5 pm) adalah ukuran paling lazim terhirup nafas.

Penularan dapat terjadi tanpa disadari karena data global 1 dari 3 orang bisa bersifat asimptomatik / pre-symptomatik (tidak bergejala, tetapi mempunyai kemampuan menyebarkan virus sama dengan orang terinfeksi yang bergejala).

"Apabila ada seseorang yang terinfeksi baik bergejala maupun tidak bergejala, secara tidak disadari menghembuskan nafas pun dapat menyebarkan virus," ujar dia.

Baca juga: Viral di Medsos Kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang Tanpa Prokes, Polisi Langsung Bubarkan

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved