Pria Pakai Baju I Love China Ditemukan tidak Bernyawa di Kosan, Sempat Minta Air Hangat Sama Teman

"Sekira jam 07.18 WIB ketika pulang untuk mengantarkan air hangat yang diminta korban, ketika masuk ke dalam kosan dia sudah tidak bernyawa,"

Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Refly Permana
sripoku.com/rere
Jenazah korban saat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Huda Choirudin (25), seorang pegawai swasta di Palembang, ditemukan tidak bernyawa di dalam kosannya dalam posisi tertidur di atas kasur.

Huda ditemukan tak bernyawa pada Senin (8/3/2021) sekira pukul 08.00 WIB di Jalan Lunjuk Jaya, Gang Teratai, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB 1 Palembang.

Ia mengenakan kaos biru bertuliskan I Love China dan kain sarung.

Korban diduga meninggal dikarenakan sakit, hal ini berdasarkan keterangan beberapa saksi yang berada di lokasi.

Adi salah satu saksi yang menyebut, sebelum korban meninggal dunia, korban sempat menghubunginya melalui WhatsApp untuk meminta air hangat.

Dewi Asmara Racuni Mertuanya Terkuak dari Kucing & Ayam yang Mati, Korban Sempat Dikira Sakit Biasa

Pada saat itu, korban mengeluhkan sakit di bagian dadanya, namun dikarenakan saksi sedang tidak berada di kosan, ia tidak dapat memberikan korban air hangat.

"Sekira jam 07.18 WIB ketika pulang untuk mengantarkan air hangat yang diminta korban, ketika masuk ke dalam kosan dia sudah tidak bernyawa," katanya.

Melihat korban yang sudah terbujur di atas kasurnya, dirinya kemudian langsung menghubungi pemilik kosan tempat korban tinggal.

Usai mengetahui kejadian tersebut, pemilik kosan langsung melaporkan ke pihak kepolisian. 

Pihak kepolisian yang mendapat kabar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

Korban pun kemudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum luar.

JANGAN Sampai Tertipu Beli Rumah di Lubuklinggau, DPMPTSP Sarankan Perhatikan Hal-hal Berikut Ini!

Irina (44) salah satu rekan kerja korban mengatakan korban yang berasal dari Semarang ini baru dua minggu tinggal di Palembang.

Korban berasal dari daerah Semarang, Jawa Tengah.

"Waktu sampai itu sebelum masuk kerja dia isolasi mandiri dulu, terus baru masuk kerja," kata Irina ketika ditemui di RS Bhayangkara Palembang.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved