Cerpen Kita Minggu Ini : Barnali

Barnali mengacungkan ibu jari kepada setiap kendaraan yang lewat, ia mencari tumpangan menuju Pelabuhan di Sungai Padma. Mestinya tiga hari lalu .....

Editor: aminuddin
tribunnews.com
ilustrasi PSK 

SRIPOKU.COM, JABAR - BARNALI berjalan berjinjit menyelinap ke luar kelas meninggalkan peralatan sekolahnya.

Berhasil ke luar gerbang, gadis Bangladesh itu berlari menuju jalan besar.

Hujan lebat baru saja turun di kota Dakha.

Jalanan becek.

Sepatu hitam dan celana putih seragam sekolah kotor.

Barnali mengacungkan ibu jari kepada setiap kendaraan yang lewat, ia mencari tumpangan menuju Pelabuhan di Sungai Padma.

Seharusnya tiga hari lalu, Ahnaf, bapak Barnali, sudah pulang.

Ia berjanji membawakan boneka sebagai kado ulang tahunnya yang kesepuluh.

Namun, Ahnaf, kuli panggul Terminal Feri Paturia, memang sering lupa pulang. Kali ini Barnali sudah tidak sabar.

Gadis kelas tiga SD itu bertekad mencari bapaknya untuk menagih janjinya.

Pelangi samar terlihat di langit abu-abu.

Barnali mendongakkan kepala, memandang setengah lingkaran berhias tujuh warna.

Barnali suka pelangi, seperti arti namanya. Azan salat Jumat terdengar ketika sebuah truk pengangkut tekstil berhenti di depannya.

“Slamalikum!” sapa Sopir.

“Alaikumslam. Paman ke Paturia, toh?” tanya Barnali.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved