Breaking News:

Tunggakan Listrik Mencapai Rp2,5 Miliar Hingga Terancam Diputus, Ini Respon Pemkab Ogan Ilir

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Muhsin Abdullah MT mengatakan bahwa dirinya belum tahu banyak mengenai permasalahan ini.

Instagram Iklim Cahya
Situasi di objek wisata Jembatan Pesona di Tanjung Senai, Indralaya saat malam hari. Pemadaman listrik mengakibatkan jalanan gelap dan menyulitkan pengendara. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir hingga saat ini belum menentukan langkah konkrit terkait tunggakan tagihan listrik yang nilainya mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Muhsin Abdullah MT mengatakan bahwa dirinya belum tahu banyak mengenai permasalahan ini.

Ia beralasan jika dirinya baru saja dilantik.

"Persoalan ini nanti akan ditelusuri dulu, dicari akar permasalahannya. Kita akan koordinasikan lagi bersama pihak-pihak yang terkait dan kita carikan solusi terbaiknya,” kata Muhsin, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: PLN Sebut Pemkab Ogan Ilir Menunggak Tagihan Listrik Hingga Rp2,5 Miliar: Satu-satunya di 3 Provinsi

Baca juga: Tanjung Senai hingga Timbangan Indralaya Gelap Gulita, Terkuak Pemkab Tunggak Bayar Listrik Rp 2,5 M

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Ogan Ilir, Yulius Henry melalui Kabid Lampu, Jalan dan Taman, Muliawan, membenarkan adanya tunggakan listrik tersebut.

Dinas Perkim, kata Mualiawan, secepatnya akan membayar tunggakan listrik tersebut.

“Yang jelas tahun ini tunggakan ke PLN tersebut pasti dibayarkan. Entah bulan bulan ini atau bulan depan, pasti dibayar. Untuk masalah pembayarannya silakan tanyakan ke bendahara Perkim,” kata Muliawan.

Sebelumnya, Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indralaya, Rinaldo Sitorus menjelaskan, tunggakan listrik sebesar hampir Rp 2,5 miliar itu terdiri dari penerangan jalan umum (PJU) sebesar Rp 2 miliar yang belum dibayar sejak November tahun lalu.

Baca juga: Harapan Bupati Ogan Ilir Terpilih Panca Wijaya Akbar di Momen Ulang Tahun Sang Istri

Baca juga: PAMAN PLH Bupati Ogan Ilir Meninggal Dunia, Aufa : H Oemar Boerniat Saya Anggap Sebagai Ayah Kandung

Sementara untuk tarif listrik umum di wilayah Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Pemkab Ogan Ilir di Tanjung Senai sebesar Rp 450 juta yang belum dibayar sejak Januari lalu.

"Tarif listrik untuk PJU di kisaran Rp 400 juta hingga Rp 600 juta perbulan. Untuk umum, tarifnya di atas Rp 200 juta perbulan," terang Rinaldo.

Pihaknya pun sejak empat bulan lalu telah tujuh kali mengirimkan surat kepada Pemkab Ogan Ilir agar melunasi tarif listrik yang jumlahnya miliaran rupiah tersebut.

Baca juga: Izin Buang Air Kecil Ternyata Mau Kabur, Siasat Pencuri Kosan di Ogan Ilir saat Ditangkap

Baca juga: Wisata Religi di Ogan Ilir, tak Ada Salahnya Mampir ke Masjid An-Nur, Begini Suasananya

Manajemen PLN UP3 Indralaya rencananya dalam waktu dekat akan menemui Pelaksana Harian (PLH) Bupati Ogan Ilir, Aufa Syahrizal dan Penjabat Sekda, Muhsin Abdullah untuk membahas persoalan ini.

"Kami ingin menyampaikan, kiranya pemerintah khususnya perangkat daerah harus melunasi tagihan listrik dan tepat waktu. Jika tidak, mohon maaf, kami terpaksa mencabut aliran listrik di komplek pemerintah Ogan Ilir," kata Rinaldo.

Editor: RM. Resha A.U
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved