Breaking News:

Separatis Papua

Oknum Anggota TNI dan Polri Jual Senjata dan Amunisi, Aksi Separatis KKB Papua Makin Berani

Aksi kelompok kriminal bersenjata di Papua, terkesan semakin berani menyerang pos keamanan dan Bandar udara yang dijaga aparat TNI-Polri.

Editor: Sutrisman Dinah
Ist/handout
Ilustrasi: Kelompok separatis KKB Papua tak segan menyerang aparat keamanan yang bertugas di Bandara Ilaga Papua 

SRIPOKU.COM --- Aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, terkesan semakin berani menyerang pos keamanan dan bandar udara yang dijaga aparat TNI-Polri. Ternyata kelompok yang mengampanyekan separatisme ini memperoleh senjata yang dibeli dari oknum aparat.

Kasus penjualan senjata dan amunisi kepada warga sipil di Papua ini, bukan kali ini saja terungkap. Sebelumnya juga ada indikasi pasokan senjata ini, diantaranya berasal dari aparat keamanan sendiri.

Kali ini, pasokan senjata ini diduga berhubungan dengan KKB di Papua kembali terungkap. Sebelumnya, dua oknum anggota polisi menjual senjata dan amunisi kepada kelompok tersebut.

Baca juga: PELURU Dijual Kiloan, POLISI Endus 3 Kelompok Besar Pemasok Senjata Api KKB Papua:Kita Lipat

Baca juga: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Diminta Atasi Separatisme Papua, Permintaan DPR RI

Kali ini terungkap, seorang oknum prajurit TNI dari salah satu kesatuan di Kodam XVI Pattimura, ditangkap lantaran terlibat dalam bisnis penjualan senjata dan amunisi tersebut. 

Oknum prajurit yang diketahui bernama Praka MS itu, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Detasemen Polisi Militer Kodam-XVI Pattimura.

Komandan Denpom Kodam XVI Pattimura Kolonel CPM Paul Jhohanes Pelupessy mengatakan, Praka MS ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Anggota berpangkat prajurit ini terlibat dalam penjualan 600 butir peluru kepada warga sipil.

“Soal kepemilikan 600 amunisi jadi untuk kepemilikannya ini dimiliki oleh Praka MS untuk kesatuan dari Yonif 733 Masariku. Yang bersangkutan saat ini sudah ditahan, karena tadi malam baru kami terima,” kata Paul, seperti dikutip Kompas.tv dari Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Dua Oknum Anggota Polisi Ambon Suplai Senjata untuk KKB Papua, Begini Kata Kapolda Papua

Praka MS diketahui menjual ratusan amunisi itu ke warga sipil bernama AT. Kemudian, AT menjual kembali amunisi itu kepada J.

Kedua warga sipil tersebut telah ditahan di Polresta Pulau Ambon dan ditetapkan sebagai tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, J mengaku ke penyidik Polri bahwa senjata dan amunisi yang dibelinya baik dari anggota Polri maupun TNI itu akan dijual ke pihak KKB di Papua.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved