Breaking News:

Bobol Database Kejagung

Ternyata Budak 16 Tahun Asal Sumsel Yang Bobol Database Kejagung

Ribut-ribut database kejagung RI yang dibobol Hacker dan menjual 3.086.224 data yang dibobol dan menjual hanya Rp 400 ribu ternyata budak Sumsel

Istimewa
Konferensi pers Kejaksaan RI terkait tindak peretasan database Kejaksaan RI yang dilakukan anak di bawah umur pada Jumat (19/2/2021) 

SRIPOKU.COM—Ribut-ribut database kejagung RI yang dibobol Hacker dan menjual 3.086.224 data yang dibobol dan menjual hanya dengan harga Rp400 ribu ternyata budak asal Sumsel.

Yang mengagetkan, justru yang membobol database itu justru masih anak di bawah umur asal Sumsel.

Mengutip WARTAKOTALIVE.COM yang menyebutkan sosok di balik peretasan situs dan database milik Kejaksaan RI akhirnya terungkap.

Setelah melalui proses penanganan dari Badan Siber dan Sandi Negara, akhirnya Kejagung berhasil mengamankan pelaku peretasan yang dilakukan Rabu, (17/2/2021) kemarin.

Pelaku peretasan tersebut adalah seorang remaja 16 tahun.

Ia berhasil membobol database Kejaksaan RI yang kemudian dijual oleh hacker yang tergolong masih di bawah umur ini.

Motif yang dilakukan bocah itu bikin geleng-geleng kepala.

Bagaimana tidak, dia berhasil membobol data Kejaksaan RI hanya bermotif iseng belaka.

"Diketahui pelaku yang meretas database Kejaksaan RI adalah anak di bawah umur. Motif yang dilakukan hanya iseng saja, karena waktu dan pendidikan sekarang secara virtual jadi dimanfaatkan dia untuk meretas," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Setelah diselidiki, bocah berinisial MFW ini berhasil membobol sejumlah data Kejaksaan RI dan menjualnya lewat forum online bernama raidforums.com.

Halaman
123
Editor: Salman Rasyidin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved