Breaking News:

Berita Palembang

Pahrozi dan Petugas Satnarkoba Polrestabes Palembang Sempat Kejar-kejaran, Simpan 14 Butir Ekstasi

"Saya ambil dari Ana seharga Rp 200.000,- saya jual Rp 220.000 yang mulia," ujar Pahrozi.

SRIPOKU.COM/CHAIRUL NISYAH
Sidang perkara narkotika atas nama terdakwa Pahrurozi di PN Palembang, Klas 1 A Khusus Sumsel, Rabu (10/2/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa kasus narkotika Pahrozi, warga kawasan Jalan Kol H Burlian Kota Palembang, terpaksa berurusan dengan majelis hakim di meja hijau.

Sidang perdana yang beragendakan pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum tersebut diketuai oleh Hakim Harun Yulianto SH MH.

Sidang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang, Klas 1A Khusus Sumsel, Kamis (18/2/2021).

Dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum, Hery Fadlullah SH menghadirkan 2 orang saksi yakni Maulana dan Rudi yang tak lain merupakan petugas kepolisian yang menangkap terdakwa Pahrurozi.

Dalam keterangannya Maulana mengatakan petugas Satnarkoba Polrestabes Palembang mendapat laporan dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi jual beli narkotika di kawasan Jalan Kol H Burlian Kota Palembang.

"Dapat laporan tersebut kami ke lokasi dan melihat terdakwa bersama kedua rekannya. Melihat petugas terdakwa sempat melarikan diri," ujar Maulana.

Ia menjelaskan, sempat terjadi aksi kejar mengejar antara petugas dan terdakwa Pahrurozi.

Namun akhirnya petugas dapat menangkap terdakwa dan ditemukan 14 butir pil ekstasi di saku celana terdakwa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh saksi Rudi.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved