Breaking News:

Bupati Muara Enim Juarsah Ditahan KPK

Bupati Muara Enim Juarsah Angkat Bicara Setelah Penetapan Dirinya Sebagai Tersangka

Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus OTT Tahun 2019,  Bupati Muara Enim Juarsah SH, angkat bicara melalui facebook

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: adi kurniawan
istimewa
Bupati Muaraenim Juarsah telah mengenakan rompi orange. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus OTT Tahun 2019,  Bupati Muara Enim Juarsah SH, memberikan keterangan pers secara terbuka melalui akun Facebooknya terkait ditetapkannya dirinya sebagai tersangka yang melibatkan Mantan Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Senin,(15/2/2021).

Di dalam akun Facebook yang benama Haji Juarsah, secara terbuka Bupati Muara Enim meminta doa dan suportnya kepada masyarakat khususnya kabupaten Muaraenim terkait kasus yang menjeratnya saat ini.

"Dalam kesempatan terbuka ini, saya sampaikan bahwa saya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi tahun 2019."

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sriwijayapost di bawah ini:

"Karena pada saat itu, sebagai Wakil Bupati yang tidak punya kewenangan sama sekali untuk mempengaruhi seseorang, berbuat atau tidak berbuat, atau untuk menyuruh seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan suatu tindakan karena kewenangan tidak ada pada saya," katanya.

Baca juga: Susul Eks Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Baru 2 Bulan Dilantik Jadi Bupati Juarsah Resmi Ditahan KPK

Baca juga: Bupati Juarsah Ditahan KPK, Siapa yang Bakal Pimpin Pemerintahan Muara Enim, Berikut Penjelasannya

Kemudian lanjutnya, Juarsah meminta semua masyarakat Kabupaten Muaraenim untuk tetap tenang sabar menerima musibah yang menjerat dirinya tersebut.

"Kita yakin kan kepada penegak hukum, untuk memproses ya dengan seadil-adilnya, saya berkeyakinan para penegak hukum akan mempertimbangkan kepentingan-kepentingan yang lebih besar, dimana saya baru dilantik lebih kurang satu setengah bulan dan saat ini belum ada wakil bupati dan Sekdanyapun baru pensiun, dan saat ini baru saya bikin Plt Sekda," katanya.

Untuk itu lanjutnya pihaknya meminta dukungan moril dan doa kepada segenap masyarakat Kabupaten Muaraenim.

"Cukup dukung saya dengan memberikan dukungan kepada saya berupa dukungan moril, mendoakan saya semoga saya kuat dalam menghadapi Proses hukum ini dan Doakan saya semoga bisa lepas dari segala tuntutan hukum."

"Niat baik Saya ingin menyelesaikan program visi dan misi bupati dan wakil bupati 2018-2023, dengan sebaik-baiknya, terima kasih atas segalanya semoga masyarakat Kabupaten Muaraenim maklum atas Kasus yang di tetapkan kepada saya pada saat ini," jelasnya. 

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved