Breaking News:

Telusuri Objek Wisata Kompleks Pemakaman Sabokingking Saksi Bisu Berkuasanya 3 Kerajaan di Palembang

Kompleks pemakaman Sabokingking ini banyak dikunjungi peziarah baik dari Sumsel, Jawa maupun negara tetangga seperti Malaysia.

Penulis: maya citra rosa | Editor: Refly Permana
sripoku.com/maya
Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) berwisata religi di Komplek Makam Sabokingking Palembang. 

Dalam sejarahnya, di sekitar kompleks pemakaman ini juga tempat ditemukannya Prasasti Telaga Batu yang berasal dari kerajaan Sriwijaya. 

TEROR di AS, Sehari 4 Kali Penusukan Penumpang KA Bawah Tanah: 500 Polisi Buru Pelaku

“Jadi kalau kita urutkan sejarahnya seperti itu. Tokoh yang dimakamkan disana berasal dari Kerajaan Palembang,” ujarnya.

Selain itu bukti adanya peninggalan masa klasik diindikasikan temuan dua buah batu yang merupakan asana atau tempat dudukan arca atau prasasti. 

Salah satu asana tersebut terletak di dalam bangunan tertinggi satu ruang dengan nisan makam Pangeran Seda ing Kenayan, sedangkan yang satu berada di halaman bangunan di dalam pagar berdekatan dengan gapura paduraksa. 

Kompleks makam Sabokingking juga memiliki denah lahan yang berbentuk persegi panjang, dengan bangunan tempok beratap limas, dan makam yang bertingkat terdiri dari tiga teras, ada yang bercungkup dan tidak, sesuai dengan ketokohannya semasa hidupnya.

Pada teras pertama, terdapat makam panglima bernama Ki Mas Agus Bodrowongso atau Ki Aburrahman, terletak di bagian paling bawah sebelah barat bangunan.

Lokasi makam nampak lebih rendah dibandingkan dengan makam pada teras kedua dan ketiga.

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah, Ini Imbauan Dari BMKG

Masuk ke teras kedua, terdapat empat makam yang juga bagian dari tokoh Kerajaan Palembang. Posisi makam nampak lebih tinggi sedikit dari teras pertama.

Sedangkan di teras ketiga, merupakan teras tertinggi yang didalamnya terdapt makam tokoh-tokoh penting, berjumlah 21 susunan dengan penempatan barat ke timur, menghadap arah utara selatan.

Tokoh tersebut ialah Pangeran Sido Ing Kenayan, yang posisinya terletak diapit oleh makam Ratu Sinuhun dan Habib Muhammad Nuh atau Moh Omar Al Bashir. 

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved