Breaking News:

Relaksasi PPNBM Mobil, Berlaku Mulai Maret Hingga Mei, Harga Mobil Jenis Ini Lebih Murah

Pemerintah baru saja mmebuat kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil sebesar nol persen.

Kolase Sripoku.com
Ilustrasi mobil mewah jenis Land Cruiser (LC) 

SRIPOKU.COM -- Pemerintah baru saja mmebuat kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil sebesar nol persen.

Relaksasi ini, akan berlaku mulai Maret 2021 hingga Mei 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartatarto mengatakan, relaksasi PPnBM ini akan diberikan kepada mobil penumpang 4X2, termasuk sedan dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc yang diproduksi dalam negeri.

"Penerapan PPnBM ini, akan dilakukan nol persen pada Maret-Mei 2021. Kemudian insentif PPnBM sebesar 50 persen pada Juni-Agustus 2021 dan 25 persen pada September-November 2021," ujar Airlangga dalam keterangannya, Jumat (12/2/2021).

Dengan ketentuan tersebut, harga mobil berkubikasi mesin di bawah 1.500cc, berpenggerak 4x2 termasuk sedan serta model yang memiliki kandungan lokal sebesar 70 persen akan mendapatkan insentif PPnBM sebesar 0 persen selama periode Maret hingga Mei 2021.

Dari ketentuan tersebut, segmen low sport utility vehicle atau LSUV masuk ke dalam kriteria tersebut. Sebut saja Toyota Rush, Honda BR-V, Suzuki XL7, Daihatsu Terios, dan Mitsubishi Xpander Cross.

Baca juga: JATAH Makan Pendidikan Bintara Dipotong Rp 5.000, Pamen TNI Untung Rp 517 Juta: Penjara Menunggu

Baca juga: Rahasia Sukses Mengunggah Dokumen Untuk Pendaftaran Program Kartu Prakerja, Berikut Cara Lengkapnya

Baca juga: Akui Dibayar Mahal Sebagai Buzzer Jokowi, Abu Janda Ungkap Bayaran yang Diterimannya, Videonya Viral

Kategori ini dikenakan PPnBm 10 persen.

Bila kita mengambil contoh hitungan PPnBm nol persen untuk Toyota Avanza dengan tipe terendah E STD M/T. Harganya saat ini Rp 202.200.000 (OTR DKI Jakarta).

Dalam Permendagri No.8/2020, Avanza E STD M/T dikenai NJKB sebesar Rp 149 juta dengan koefisien bobot 1,05.

Maka, Dasar Pengenaan Pajak (DPP) Toyota Avanza adalah Rp 149 juta (NJKB) x 1,05 (Koefisiensi Bobot) = Rp 156,45 juta.

Halaman
12
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved