Breaking News:

Jual Sabu ke Polisi, Dua Warga Karang Agung PALI Diamankan, Mengaku Akibat Tak Miliki Pekerjaan

Modus berpura-pura sebagai pembeli, Jajaran Satres Narkoba Polres PALI berhasil meringkus dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kedua tersangka warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab diduga sebagai pengedar sabu diamankan di Mapolres Kabupaten PALI. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Modus berpura-pura sebagai pembeli, Jajaran Satres Narkoba Polres PALI berhasil meringkus dua orang warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu. 

Keduanya, yakni Donal Laksmana (24) dan Dedi Irama (40) diamankan kurun waktu bersamaan di lokasi tak berjauhan, pada Rabu (10/2/2021) dinihari sekira pukul 03.00 Wib 

Dari tangan tersangka Donal didapati narkoba diduga jenis sabu-sabu seberat 4,22 gram. 

Sementara Sabu seberat 0,51gram dari tangan tersangka Dedi Irama serta timbangan digital dan puluhan plastik klip. 

Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Kasat Narkoba AKP Andri Noviansyah mengatakan dari penangkapan dua pelaku berdasarkan adanya laporan masyarakat bahwa dua pelaku ini kerap bertransaksi barang haram itu. 

Pilkada & Pemilu Tetap 2024, Ini Tanggapan Pemerhati Politik Sumsel, Pemerintah Dinilai Tak Belajar

BURUAN Belanja di Palembang Icon Berhadiah Voucher Tenant Rp 100 Ribu, Ini Cara Mendapatkannya

"Setelah diselidiki lalu kita lakukan penangkapan dengan dipancing melalui anggota kita yang pura-pura menjadi pembeli." ungkap Rizal, Kamis (11/2/2021). 

"Dua pelaku ini merupakan sindikat pemasok dari dua pelaku ini sudah kita ketahui dan saat ini terus kita kejar." tambahnya. 

Atas perbuatan kedua tersangka, dikenakan Pasal 114 ayat 1 dengan ancaman kurungan maksimal penjara 20 tahun dengn denda sampai Rp 10 milyar. 

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa ungkap dan gulung bandar yang lebih besar lagi," jelasnya. 

Sementara dari pengakuan tersangka Donal, bahwa dirinya sudah lebih kurang  lima bulan menjual narkoba jenis sabu-sabu karena tidak ada pilihan lain akibat tidak ada pekerjaan. 

"Hasilnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga pak. Barang itu saya ambil dari seseorang dengan cara mengambil terlebih dahulu setelah barang habis baru menyetor. Selain dijual, saya juga pakai pak," katanya.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved