Breaking News:

Berita Pagaralam

Pemkot Pagaralam akan Naikan Harga Eceran Tertinggi Gas 3 Kg, Terungkap Penyebabnya

Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Perindagkop akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram.

SRIPOKU.COM / Wawan Septiawan
Tampak warga Pagaralam yang sedang mengantri Gas LPG 3 Kg disalah satu agen di Pagaralam. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Perindagkop akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram.

Kenaikan gas 3 kg ini dilakukan akibat tak menentunya HET Elpiji 3 Kg di agen dan pasaran di Kota Pagaralam bervariatif di 35 Kelurahan, mengingat letak geografis dan kuntur tanah di kota Pagaralam yang berbukitan.

Kepala Dinas Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pagaralam, Dawam mengatakan, pihaknya bersama Hiswana Migas telah duduk bersama untuk menetapkan HET disetiap pangkalan.

"Pasca kenaikan harga eceren tertinggi (HET) kemarin, harganya sekarang tak menentu mengingat Kota Pagaralam sebagai kota perbukitan harus menyesuaikan ongkos angkut gas 3 kg tersebut. Makanya kami bersama Hiswana Migas akan berembuk untuk menaikan HET elpiji 3 kilo," katanya.

Saat ini menurut Dawam harga eceran tertinggi gas elpiji 3 kilogram ditingkat agen yang ditentukan oleh pemkot Pagaralam yakni dengan harga yang bervariatif.

"Sebagai contoh di Kecamatan Dempo Selatan radius 120 Km dari Felling station bekisaran dengan harga Rp 18.700 berbeda dengan Kecamatan Pagaralam Utara Rp 16.700 melihat Radius kurang dari 120 Km," jelasnya.

Agar bisa dikendalikan Perindagkop akan menaikan harga eceran tertinggi gas 3 kilo di tingkat agen sampai ke Pangkalan dalam waktu dekat ini.

"Penentuan besaran harga kenaikan tersebut, berdasarkan beberapa faktor salah satu penyebabnya yakni besarnya biaya transportasi," jelasnya.

Perindagkop dan Hisawana Migas sudah menghitung dan mempertimbangkan harga angkut.

Untuk itu pihaknya berencana menaikan harga yang bervariatif.

Data dari Perindagkop permintaan masyarakat Kota Pagaralam untuk dalam satu bulan bisa mencapai puluhan ribu tabung gas elpiji 3 kilo dilihat dari jumlah permintaan dan agen dengan tabung yang berbeda.

"Pagaralam terdapat 4 agen gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan semua gas di masyarakat kota Pagaralam. Kita dari Disperindag hanya bisa mengurus dan memantau harga agen dan pangkalan saja, sedangkan untuk harga eceran gas di masyarakat kita belum bisa lakukan, karena masing-masing pedagang atau warung mengambil keuntungannya yang bervariasi," jelasnya.(one)

Ruben Onsu Tak Punya Kuasa, Betrand Peto Kini Unfollow Keluarga, Terpuruk saat Sarwendah Difitnah

2 MENIT Sebelum Crash, Capt Afwan Izin Ubah Arah Cuaca Buruk:KNKT Beber Penyebab Jatuhnya Sriwijaya

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved