Breaking News:

Wawancara Tokoh

Pakar Bicara Penyakit Kusta tak Perlu Ditakuti Lagi (1): Bukan Karena Kutukan, Tapi Kuman

Masyarakat harus mengubah pandangan dulu bahwa penyakit ini bukan kutukan dan bisa disembuhkan.

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
dr Raden Pamudji 

PENYAKIT Kusta selama ini diindentikan sebagai penyakit yang mengerikan dan sulit sekali sembuh. Tidak sedikit stigma di masyarakat menyebut penyakit ini kutukan. Namun penyakit yang sudah ada sejak zaman dahulu bisa disembuhkan dengan pengobatan teratur. Bagaimana sebenarnya cara penularan dan penyembuhan penyakit ini, berikut wawancara wartawan Sriwijaya Post bersama dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Raden Pamudji.

Apakah memang kusta merupakan suatu penyakit yang mengerikan?
Kalau sudah mendengar kusta yang ada dipikiran masyarakat adalah penyakit menakutkan dan menjijikkan. Masyarakat harus mengubah pandangan dulu bahwa penyakit ini bukan kutukan dan bisa disembuhkan.

Selama ini persepsi penyakit kusta identik dengan kutukan dan membuat pasien akan terinfeksi semua organ tubuhnya apakah benar?
Penyakit ini bukan kutukan, tapi disebabkan oleh kuman mikro bakterium lefre. Kuman ini memang spesifik menggerogoti seluruh tubuh, yang tidak kena hanya otak saja. Meskipun tubuh penderita rusak tetapi otaknya tetap sehat.

Apakah penyakit ini bisa disembuhkan?
Kalau dulu penyakit ini dianggap kutukan dan harus dihindari, setelah pemahaman kusta itu disebabkan oleh kuman, artinya kita bisa lihat jasad mikrobiologi kuman artinya bisa diobati. Pengobatan teratur bisa membuat pasien sembuh dari penyakit ini dan mencegah penularan.

Ada persepsi bahwa penderita penyakit ini memiliki sosial ekonomi yang rendah. Apakah benar demikian?
Pada umumnya demikian. Hal itu dikarenakan penyakit ini menyerang daya tubuh seseorang yang lemah dan gizi kurang seimbang. Karena gizi yang rendah menyebabkan sistem imun lemah, jadi begitu ada bakteri kuman ini dengan mudah masuk ke tubuh seseorang.

Untuk penularannya sendiri apakah bisa dengan mudah terjadi?
Penyakit ini menular yang sukar menular. Artinya, hanya mengenai orang tertentu yang imunnya lemah terhadap bakteri ini baru bisa tertular. Tetapi orang yang imunnya tinggi sukar tertular.

Lalu, kelompok orang seperti apa dok yang sangat mudah tertular kusta?
Penyakit ini ada genetik tertentu. Jika genetik kita lemah maka penularan terjadi akan semakin mudah, kemudian orang yang lama kontak dan erat seperti keluarga juga rawan tertularnya.

Untuk penularannya sendiri, penyakit ini menyebar melalui cara apa?
Kebanyakan dari batuk, percikan ludah, dan bisa terkena lewat luka seseorang yang terkena percikan kuman.

Penyakit kusta ini secara medis apakah benar ada kusta basah dan kering?
Kusta itu memang ada tingkatan-tingkatannya atau biasa disebut kering dan basah. Itulah kenapa penyakit ini tergantung sistem imun kita. Kalau imun kuat tubuh bisa melawan, jika imun kita lemah kuman lebih kuat sehingga menyerang tubuh kita lalu menyebabkan luka-luka dan menimbulkan efek kecacatan.

Seperti apa terapi yang dilakukan untuk penyembuhan penyakit ini?
Secara kedokteran mengobati kusta itu sekarang bisa dipercepat sampai 6 bulan. Dengan gizi yang baik, lingkungan bagus ditambah dengan obat-obatan penyakit ini bisa disembuhkan. Kalau kasus kusta basah banyak sekali kumannya bisa sampai 9-12 bulan.

Bagaimana cara efektif memutus rantai sebaran penyakit ini?
Prinsip penanganan penyakit kusta kita harus sedini mungkin ketika ada gejala seperti bercak putih, kehilangan rasa maka harus cepat memeriksakan diri. Terus harus kita lakukan tracking apakah ada keluarganya juga yang terkena.

Tingkat kesembuhan penyakit ini sendiri bagaimana?
Secara klinis gejala penyakit ini sudah jauh berkurang dan secara laboratorium dalam tiap tahunnya menurun. Hal ini merupakan ciri-ciri tingginya tingkat kesembuhan suatu penyakit. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved