Breaking News:

Mengenang Ulang Sejarah Imlek di Tanah Air

Budaya China juga berpengaruh pada perkembangan teknik produksi dan budidaya berbagai macam komoditas seperti, padi, arak, gula, tiram dan udang

SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Sebanyak 1.800 lampion mulai dipasang di Kelenteng Dewi Kwan Im menyambut tahun baru Imlek, Minggu (3/1). 

SRIPOKU.COM, JABAR - Perayaan Tahun Baru Imlek sangat ditunggu-tunggu warga Tionghoa.

Pasalnya di saat Imlek inilah mereka bisa berkumpul, menikmati kue hidangan dan saling berkunjung serta mengucapkan selamat merayakan Imlek.

Rumah-rumah dihiasi dengan berbagai pernak pernik Imlek. 

Demikian pula halnya dengan kelenteng di berbagai tempat di Tanah Air.

Sejarah Imlek

Karena itu tak ada salahnya untuk mengetahui Sejarah Tahun Baru Imlek.

Apalagi tinggal menghitung hari atau tepatnya pada 12 Desember 2021, warga Tionghoa akan merayakan tahun baru tersebut.

Dilansir dari National Geographic, "Imlek" berasal dari kata "Hokkian" atau dalam bahasa Mandarin disebut Yin Li yang artinya kalender bulan.

Sin Cia adalah sebuah perayaan yang dirayakan oleh petani Tiongkok pada yanggal satu di bulan pertama awal tahun baru.

Perayaan ini juga berhubungan erat dengan pesta perayaan musim semi.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved