Rudapaksa Anak 105 Kali Pria ini Dituntut 1.050 Tahun Penjara, Dicambuk 24 Kali Berturut-turut

Pelaku pemerkosaan ini ternyata sudah memperkosa anak tirinya sendiri sebanyak 105 kali selama 2 tahun lamanya.

Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Yandi Triansyah
Net
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, MALAYSIA -- Sebuah kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur kembali menggemparkan dunia maya.

Dikutip dari World of Buzz, pelaku rudapaksa ini ternyata sudah melakukan hal tak senonoh kepada  anak tirinya sendiri sebanyak 105 kali selama 2 tahun lamanya.

Atas perbuatan kejinya, pria ini sempat dituntut hukuman penjara selama 1.050 tahun.

Tidak hanya itu, pelaku yang belum diketahui identitasnya ini juga akan menerima hukuman cambuk sebanyak 24 kali berturut-turut.

===

Dalam persidangan yang berlangsung selama lima jam, pada Rabu (27 Januari 2021) lalu, semua dakwaan kepada pelaku dibacakan secara terpisah.

Namun, Hakim M. Kunasundary yang memimpin persidangan mengatakan jika pelaku, yang dinyatakan bersalah atas semua dakwaan, memutuskan agar pelaku menjalani hukuman selama 10 tahun dipenjara dan menerima dua hukuman cambuk untuk setiap dakwaan pemerkosaan yang didakwakan kepadanya.

Hukuman ini dihitung dari tanggal awal ia ditahan pihak berwajib, yaitu pada 20 Januari 2021.

Dalam persidangan, Kunasundary menjelaskan jika apa yang sudah dilakukan pelaku adalah sebuah tindakan tidak terpuji dan tidak manusiawi.

Menurut persidangan, tindakan pelaku juga sudah menghancurkan masa depan dari korban.

"Saya harap anda bertobat selama dalam penjara."

"Harusnya anda tidak melakukan tindakan keji seperti ini dan meskipun hukumannya minimun, persidangan menilai vonis ini sudah cukup, dengan mempertimbangkan semua dakwaan anda," ujar Kunasundary dalam persidangan.

Ilustrasi penjara.
Ilustrasi penjara. (Breaking in the habit)

===

Sejak 5 Januari 2018 hingga 24 Februari 2020, pelaku yang diketahui tak punya pekerjaan ini sudah merudapaksa anak tirinya yang masih berusia 12 tahun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved